Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Kebesaran Islam

REP | 31 December 2010 | 03:12 Dibaca: 413   Komentar: 19   0

Bermula dari doa Nabi Ibrahim as kepada Allah yang membuat Ishaq iri dan dengki:

Dan Ibrahim berkata kepada Allah: “Ya Allah, biarlah kiranya Ismail sajalah yang diperkenankan hidup di hadapan-Mu!” (Kejadian 17:18)

Atas doanya ini, Allah kemudian berfirman kepada Nabi Ibrahim :

“Tentang Ismail, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu yang sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas pangeran, dan Aku akan membuatnya menjadi satu bangsa yang besar.” (Kejadian 17:20)

Kemudian firman Allah melalui malaikat kepada Hagar setelah pengusiran yang dilakukan oleh Sarah.

“Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi satu bangsa yang besar.” (Kejadian 21:18)

Bahwa doa Nabi Ibrahim as terhadap putranya, Ismail agar tetap diperkenankan hidup dihadapan Allah bisa kita kaji secara luas dan mendalam, bukan dalam pengertian phisik, sebab tiada seorangpun yang hidup kekal abadi, namun ini merupakan doa rohani dari Nabi Ibrahim akan kelangsungan kemuliaan dari Ismail as dan keturunannya dihadapan Allah. Apa yang diharapkan oleh Nabi Ibrahim as ini dikabulkan oleh Allah, bahkan Allah telah mengulangi firman-Nya untuk menjadikan keturunan Ismail sebagai bangsa yang besar sebanyak dua kali, yaitu pada kejadian 17:20 dan kejadian 21:18.

Biblepun mengakui bahwa Ismail adalah anak Ibrahim:

Kejadian 21: 13
Tetapi keturunan dari hambamu (Hagar) itu (Ismail) juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, KARENA IAPUN (ISMAIL) ADALAH ANAKMU JUGA.

Dan kita ketahui dengan pasti bahwa Muhammad S. A. W adalah keturunan dari Ismail anak Hagar (nama dalam Bible/Injil?Taurat) atau Siti Hajar (nama dalam Al ~ Qur’an), sedangkan Yahudi dan Yesus adalah keturunan dari Ishaq anak Sara (nama dalam Bible/Injil?Taurat) atau Siti Sarah (nama dalam Al ~ Qur’an)

Kepada Ismail, Tuhan TELAH MEMBUAT PERJANJIAN dengannya, sesuai dengan ayat-ayat yang termaktub di atas, sedangkan kepada Ishaq (Isaac), Tuhan BARU AKAN MEMBUAT PERJANJIAN dengannya, seperti termaktub dalam ayat di bawah ini:

Kejadian 17:19

Tetapi Allah berfirman: “TIDAK, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan AKU AKAN MENGADAKAN PERJANJIAN-KU DENGAN DIA menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya
bwahahahaha… hanya Ismail yang dapat berkat dari Alah yang juga keturunan Ibrahim, yang karena Ismail mendapat berkat dari alah, maka ishaqpun menjadi iri dan dengki ingin di beri berkat pula oleh alah.

maka tidak heran bila Islamlah yang lebih besar, karena sesungguhnya berkat alah hanya untuk Ismail saja!!!

bukti???

kristen turun 2000 tahun yang lalu, mana kemajuan yang dimiliki oleh kristen, bahkan:
1000 tahun setelah kristen turun atau 5000 tahun setelah yahudi turun, eropa tenggelam dalam ‘DARK AGE”

Islam hanya dalam tempo 200 tahun setelah turunnya langsung menjadi pusat Ilmu Pengetahuan, kebudayaan, Politik, dll. di dunia ini, bahkan bahasa internasional dunia pada masa itu adalah bahasa ARAB

kristen maju kini adalah pengembangan dari ilmu pengetahuan dan kebudayaan islam yang masuk ke eropa setelah perang salib (1098 - 1198) yang eropa (kristen dan Yahudi) dalam “DARK AGE” kemdian timbul “RENAISSANCE/JAMAN PENCERAHAN” (1350), dan sejak itu hingga kini eropa mengembangkan pengetahuan dan kebudayaan islam yang mereka serap.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 15 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 18 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 18 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 19 jam lalu

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 25 October 2014 08:22


HIGHLIGHT

Kartu Kuning M Taufik dan Hukuman Mati bagi …

Hsu | 9 jam lalu

Surat Terbuka Untuk Presiden Joko Widodo …

Teguh Sunaryo | 9 jam lalu

Keluarga Pembaca …

Thamrin Dahlan | 9 jam lalu

KMP Mengincar posisi Menteri …

Axtea 99 | 9 jam lalu

Indahnya Rumah Tradisional Bali: Harmoni …

Hendra Wardhana | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: