Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Alay Rose

rakyat jelata yang berharap menemukan mutiara

Asal Muasal Betawi

REP | 27 April 2011 | 23:28 Dibaca: 690   Komentar: 1   1

A. Pendahuluan

hmm,, sejarah Betawi menjadi sebuah suku masih merupakan tanda tanya yang besar,,

karena di pulau Jawa ini,, hanya betawi yang memiliki bahasa berbeda,

yaitu bahasa melayu,, selain itu babad tanah Betawi tidak pernah ku temukan dalam kamus maupun perpustakaan yang memiliki kredibilitas standar pengetahuan,,

beberapa tahun lalu ku mulai meriset dan meneliti tentang asal muasal Betawi ini,,

penelitian ini ku mulai dengan mengulas dari Jakarta,

untuk lebih mudahnya ku ulas mundur ke awal waktu,

Pada tahun 1942, Jakarta lahir dari nama Jayakarta,

Pada 30 Mei 1619, Belanda menyerang Jayakarta dan mengubah nama menjadi Batavia hingga tahun 1942,

Pada tahun 22 Juni 1527, Fatahillah menyerang Pelabuhan Sunda Kelapa dan mengubah nama menjadi Jayakarta hingga tahun 1619,

Pada sebelum 397 sampai tahun 1527, tempat ini bernama Sunda Kelapa, sebagai pelabuhan bagi Kerajaan Sunda yang berlokasi di muara Ciliwung,

Pada tahun 674 M semasa pemerintahan Khilafah Islam Utsman bin Affan, memerintahkan mengirimkan utusannya (Muawiyah bin Abu Sufyan) ke tanah Jawa yaitu ke Jepara (pada saat itu namanya Kalingga), hal ini menandakan bahwa Islam sudah mulai masuk ke Pulau Jawa, melalui pelabuhan Sunda Kelapa, muara sungai Ciliwung,

B. Landasan Teori

berdasarkan teori yang menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad 7 M, maka teori ku menyatakan :

Betawi itu berasal dari bahasa Arab,, yaitu berasal dari kata al- Batawiyu (البتاوى ),, berarti “Kampung Bata”,

setelah ku telusuri, Bata berarti dari Batu Tanah,

setelah ku identifikasi, Batu Tanah dapat berarti :

1) Batu dan Tanah,

2) Batu dari Tanah,

C. Pembahasan

uji teori :

beberapa tahun yang lalu,, ku mengarungi sungai Ciliwung, dan sempat singgah di tepiannya untuk melepas lelah,

beberapa saat kemudian ku tertegun melihat tanah yang ku pijak,

keras namun rapuh, ku pikir ini tanah liat yang mengeras,

dan ternyata itulah jawaban dari pertanyaan yang ku cari,

ternyata Bata itu adalah lempengan tanah yang mengeras di pinggiran sungai Ciliwung,

D. Kesimpulan :

1. Betawi bukan suku, melainkan nama sebuah tempat di sepanjang aliran Sungai Ciliwung

2. Betawi bukan berasal dari Batavia (Belanda) melainkan dari Al-Batawiyu  (البتاوى ) (arabic)

3. Betawi berarti “Kampung Bata”, yaitu Batu Tanah

3. Betawi berarti Tanah yang mengeras seperti Batu

4. Betawi merupakan daerah Kerajaan Sunda

E. Saran :

NKRI merupakan Negara Kesatuan Republik Indonesia,

yaitu kumpulan dari semua keturunan raja-raja nusantara yang telah berikrar menyatu,

ku mohon jangan di ceraikan kembali,

perlu di ingat, semua manusia adalah sama di hadapan Tuhan,

yang berbeda hanyalah ketakwaannya,

semoga bermanfaat bagi kita semua, amin

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Laporan dari Kupang, Sambutan Sederhana …

Opa Jappy | | 20 December 2014 | 16:29

Pendekar Tongkat Emas, Karya Anak Bangsa …

Murda Sulistya | | 20 December 2014 | 15:53

5 Alasan Berhenti Menggunakan Styrofoam, …

Gede Surya Marteda | | 20 December 2014 | 12:17

Be a Role Model : Do it Now and Start From …

Fifin Nurdiyana | | 20 December 2014 | 14:14

Blog Competition Coca-Cola Sampai Akhir …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 19 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 21 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 22 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 22 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 23 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: