Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Andy Naburju

Diberkati untuk menjadi berkat

Kisah Budak Onesimus dan Tuannya Filemon

OPINI | 10 May 2011 | 05:03 Dibaca: 1350   Komentar: 22   3

Kisah seorang budak bernama Onesimus, melarikan diri setelah mencuri uang/barang tuannya, Filemon. Menurut salah satu sumber, jika seorang budak melarikan diri paling beruntung bila ia hanya dicap didahinya dengan huruf F (dari kata ‘Fugitivus’) yang berarti pelarian, sedang nasib paling buruk adalah hukuman mati baginya (william Barcalay, GKIN REVIVAL).

Tidak diceritakan apakah Filemon mencari dan mengejar Onesimus.Dalam pelariannya, Onesimus bertemu dengan Paulus dipenjara. Paulus lalu memberitakan Injil kepada Onesimus. Onesimus pun bertobat dan menjadi Kristen. Paulus sangat mengasihi Onesimus dan menganggapnya sebagai anak. Onesimus kemudian membantu Paulus dalam pelayanan dan kesehariannya di penjara.

Paulus tahu, bahwa dalam hukum saat itu yang berhak atas Onesimus adalah tuannya, Filemon. Paulus pun tidak mau memanfaatkan Onesimus meski Paulus membutuhkan bantuan Onesimus. Paulus pun mengirim Onesimus untuk kembali ke Filemon disertai sebuah surat.Paulus pun ingin supaya masalah Onesimus diselesaikan dengan baik.

Sebelumnya, Paulus sudah mengenal Filemon. Filemon adalah seorang Kristen. Dalam suratnya, Paulus meminta kepada Filemon untuk menerima kembali Onesimus, bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari seorang hamba dengan mengangapnya saudara. Paulus mengenal Onesimus dan berharap Filemon dapat memperlakukan Onesimus dengan baik. Onesimus tentu tetap takut mengingat tindakannya di masa lalu. Surat dari Paulus yang dia bawa menjadikannya mau untuk menghadap tuannya, Filemon.

Harapan dan keyakinan Paulus terhadap Filemon barangkali sangat tinggi, mengingat Filemon adalah seorang Kristen, bahkan jemaat Kolose adalah jemaat dirumah Filemon. Di surat Paulus yang lain untuk jemaat Kolose juga disebutkan nama Onesimus. Paulus bahkan menegaskan bahwa pengalaman masa lalu Onesimus mungkin menjadi sebuah jalan kepada Onesimus untuk bertobat dan cara supaya Filemon dapat menerima Onesimus selama-lamanya.

Kisah ini sangat unik. Ada kisah yang dengan nyata merugikan tetapi dibalik itu Allah memiliki rancangan indah. Sama seperti kisah Yusuf ketika dibuang dan dijual ke Mesir oleh saudara-saudaranya, tetapi Allah memakai peristiwa tersebut menjadi jalan untuk memelihara Israel dalam menghadapi masa kelaparan selama tujuh tahun. Banyak hal menjadi misteri ketika berbicara tentang rencana Allah, mak kita juga tidak boleh membatasi dengan cepat memberikan penilaian dan penghakiman atas orang lain.

Calvin mengatakan, ‘kalau seseorang membuat kita marah karena sesuatu yang ia lakukan terhadap kita, pikiran kita harus ditenangkan, pada waktu kita mengerti bahwa hal-hal yang dilakukan dengan jahat kepada kita itu telah dibalikkan menuju tujuan yang berbeda oleh rencana Allah.

13049601861379525784

Onesimus

Bagaimana sikap kita ketika diminta untuk memberikan pengampunan bahkan perlakuan yang lebih layak kepada seseorang yang pernah melakukan perbuatan tidak baik? Jika Tuhan berkenan mengampuni kita yang berdosa, alangkah sangat baik jika kita juga memberikan pengampunan kepada orang yang pernah berbuat salah kepada kita.

ONESIMUS= berguna

Sumber : Alkitab Perjanjian Baru, kitab Filemon

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Lagi Fenomena Jokowi di Bentara …

Hendra Wardhana | | 25 October 2014 | 05:13

Bertualang dalam Lukisan Affandi …

Yasmin Shabrina | | 25 October 2014 | 07:50

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 11 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 11 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di …

Elde | 8 jam lalu

Takut Pada Presiden Jokowi, Malaysia Bongkar …

Febrialdi | 8 jam lalu

Melihat dari Film II …

Nilam Sari Halimah | 8 jam lalu

Cara Efektif Menghafal …

Masykur | 8 jam lalu

Sembilu Cinta …

Christian Kelvianto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: