Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Masmoe

Pernah menjadi reporter, bekerja di beberapa bank dan kini terdampar di pemerintahan. Hobi makan, nulis selengkapnya

Runtuhnya Rumahku!

OPINI | 06 June 2011 | 18:52 Dibaca: 51   Komentar: 0   0

Dahulu, di wilayah Nusantara ini pernah berdiri sebuah kerajaan yang wilayahnya melebihi Indonesia. Walaupun belum menemukan Pancasila, kerajaan ini mampu membuktikan pada dunia menjadi bagian sejarah peradaban manusia. Di Era revolusi berdirinya kerajaan, intrik dan tipu daya mewarnai sebuah cerita tentang sepak terjang Raden Wijaya. Mulai dari Sora, Nambi dan Ranggolawe mengisi babak pertama berdirinya majaphit. Jika intrik yang terjadi pada awal berdirinya Indonesia adalah adanya perlawanan DI/TII, PRRI/Permesta, RMS, dan lain sebagainya.

Kemudian datanglah masa, seorang pemuda yang gagah perkasa yang ikrarnya mampu menjadi pelita bangsa Indonesia. Sumpah Palapa diyakini sebagai janji suci sang pemuda untuk menyatukan nusantara dalam sebuah satu kesatuan kekuasaan. Tibalah masa Majapahit menjadi kerajaan yang tersohor di era Hayam Wuruk dengan mahapatih gadjah Mada. Dengan corak agraris dan perdagangan, serta birokrasi yang sudah tertata pemerintahan Hayam Wuruk menjadi salah satu era keemasan Majapahit.

Dan sampailah pada suatu masa, dimana kemunduran sebuah bangsa dimulai. Yaitu era Brawijaya. Pada masa itu, majapahit dilanda perilaku nista para pemimpin-pemimpinnya. Elit hanya mementingkan kekuasaan tanpa ada kepedulian terhadap sesama. Sementara agama diajarkan hanya untuk melanggengkan sebuah kekuasaan.

Elit berperilaku korup, sementara rakyat semakin acuh tak acuh. Rakyat dihadapkan pada pertarungan antara rakyat sendiri dengan atas nama globalisasi ekonomi. Tidak ikut sama dengan mati. Politik cuma sebatas janji dan yang terpenting perut sudah terisi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | | 03 September 2014 | 00:57

Ironi Hukuman Ratu Atut dan Hukuman Mati …

Muhammad | | 03 September 2014 | 05:28

Persiapan Menuju Wukuf Arafah …

Dr.ari F Syam | | 03 September 2014 | 06:31

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 3 jam lalu

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Subsidi BBM: Menkeu Harus Legowo Melepas …

Suheri Adi | 11 jam lalu

Jokowi, Berhentilah Bersandiwara! …

Bang Pilot | 13 jam lalu

Menerka Langkah Politik Hatta …

Arnold Adoe | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Tiga Resensi Terbaik Buku Tanoto Foundation …

Kompasiana | 7 jam lalu

Si Bintang yang Pindah …

Fityan Maulid Al Mu... | 8 jam lalu

Oase untuk Anak Indonesia …

Agung Han | 8 jam lalu

Jokowi Mirip Ahmadinejad …

Rushans Novaly | 8 jam lalu

Alternatif Solusi Problem BBM Bersubsidi …

Olivia | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: