Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Hen Dra

Lahir dijakarta, walaupun besar dan tinggal dibekasi, saat ini

Kerajaan Demak

REP | 05 July 2011 | 01:53 Dibaca: 1104   Komentar: 0   0

KERAJAAN DEMAK

Dimanakah Demak? itulah yang pertama kita tanyakan. Demak terletak di pulau Jawa dan sekitar 392km dari Ibukota Jakarta, Indonesia. Saat ini, Demak adalah sebuah kawasan di bawah Propinsi Jawa Tengah.

Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama di pulau Jawa dan mahsyur. Didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1478. Pada saat Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran, di karenakan penyebaran Islam pada selat Malaka, banyak wilayahnya memisahkan diri. Saling serang, saling mengklaim sebagai pewaris tahta Majapahit yang mahsyur. Akhirnya mengerucut pada peseteruan antara Raden Patah dan Ki Ageng Pengging, keduanya adalah Adipati.

Raden Patah mendapat dukungan para Walisongo sementara Ki Ageng Pengging didukung Syech Siti Djenar. Perseteruan pun dimenangkan oleh pihak Raden Patah, dan Ki Ageng Pengging harus mati dihukum Kerajaan Demak dengan dalih pemberontak. Walisongo akhirnya menjadi petinggi Kerajaan Demak dan berkuasa setingkat panglima ataupun patih. Sejak masa Raden Patah, Kerajaan Demak telah mengalami kemahsyuran, dan puncaknya dimasa Dipati Unus sebagai putra pertama Raden Patah.

Namun, sangat disayangkan. Pada saat pemerintahan dipegang oleh Sultan Trenggono, adik Dipati Unus, Kerajaan Demak mulai hilang kemahsyurannya.

Kemahsyuran Kerajaan Demak adalah ketika peristiwa pertempuran dengan pihak Portugis. Dengan armadanya, Dipati Unus menyerang kekuatan Portugis di selat Malaka. Pertempuran selama 3 hari dan 3 malam di tahun 1521M, sangat memalukan pihak Portugis, Demak pun memahsyur.

Sumber. Wikipedia.

Terimakasih. Hen Dra.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | | 23 November 2014 | 12:04

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 9 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 17 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 19 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


HIGHLIGHT

Di bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 12 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Mabate Wae | 12 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 12 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 12 jam lalu

Peniti Community, Wadah Kompasianer …

Isson Khairul | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: