Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Hen Dra

Lahir dijakarta, walaupun besar dan tinggal dibekasi, saat ini

Kerajaan Demak

REP | 05 July 2011 | 01:53 Dibaca: 1062   Komentar: 0   0

KERAJAAN DEMAK

Dimanakah Demak? itulah yang pertama kita tanyakan. Demak terletak di pulau Jawa dan sekitar 392km dari Ibukota Jakarta, Indonesia. Saat ini, Demak adalah sebuah kawasan di bawah Propinsi Jawa Tengah.

Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama di pulau Jawa dan mahsyur. Didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1478. Pada saat Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran, di karenakan penyebaran Islam pada selat Malaka, banyak wilayahnya memisahkan diri. Saling serang, saling mengklaim sebagai pewaris tahta Majapahit yang mahsyur. Akhirnya mengerucut pada peseteruan antara Raden Patah dan Ki Ageng Pengging, keduanya adalah Adipati.

Raden Patah mendapat dukungan para Walisongo sementara Ki Ageng Pengging didukung Syech Siti Djenar. Perseteruan pun dimenangkan oleh pihak Raden Patah, dan Ki Ageng Pengging harus mati dihukum Kerajaan Demak dengan dalih pemberontak. Walisongo akhirnya menjadi petinggi Kerajaan Demak dan berkuasa setingkat panglima ataupun patih. Sejak masa Raden Patah, Kerajaan Demak telah mengalami kemahsyuran, dan puncaknya dimasa Dipati Unus sebagai putra pertama Raden Patah.

Namun, sangat disayangkan. Pada saat pemerintahan dipegang oleh Sultan Trenggono, adik Dipati Unus, Kerajaan Demak mulai hilang kemahsyurannya.

Kemahsyuran Kerajaan Demak adalah ketika peristiwa pertempuran dengan pihak Portugis. Dengan armadanya, Dipati Unus menyerang kekuatan Portugis di selat Malaka. Pertempuran selama 3 hari dan 3 malam di tahun 1521M, sangat memalukan pihak Portugis, Demak pun memahsyur.

Sumber. Wikipedia.

Terimakasih. Hen Dra.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Learning by Doing, Efektifitas Mendidik ala …

Muhammad | | 16 September 2014 | 10:24

Autoethnografi: Dari Pengalaman ke Teks …

Sehat Ihsan Shadiqi... | | 16 September 2014 | 11:06

Dua Teknologi Penyelamat Kehidupan Menulis …

Necholas David | | 16 September 2014 | 10:03

Jika (Calon) Istri Menyembunyikan Status …

Syaiful W. Harahap | | 16 September 2014 | 08:57

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 4 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 6 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

[Fiksi Fantasi] Sayap Hitam Angella …

Desy Desol | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi: Yang Barunya Mana, Ya? …

Aqila Muhammad | 8 jam lalu

Aktor di Balik Alotnya Pengusutan Kasus …

Bagja Siregar | 8 jam lalu

Tentang Palu Pemecah Kaca yang Kehilangan …

Ayudhia Virga Basta... | 8 jam lalu

Liverpool, Catatan Minor Pekan ke 4 dan …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: