Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Pengelanasemesta

Hanya seseorang yang terus berusaha memaknakan hidupnya...

Terbelahnya Bulan

REP | 27 July 2011 | 16:04 Dibaca: 629   Komentar: 8   0

Adakah Nabi Muhammad saw pernah menghadirkan bukti inderawi? Pernah, bahkan cukup banyak, terlepas dari apakah itu disebut mu’jizat atau bukan karena pengertian mu’jizat sendiri menjadi diskusi di kalangan ulama.

Diantara bukti inderawi yang pernah dihadirkan Nabi saw adalah apa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari: Ibnu Mas’ud berkata bahwa suku Quraisy di Mekkah meminta kepada Nabi Muhammad saw bukti kebenaran risalahnya dengan membelah bulan. Allah mengabulkan permintaan itu dan bulan pun terbelah. Sebelah terlihat di sebelah kanan gua Hira dan sebelah kedua di sebelah kirinya.

Riwayat tentang peristiwa ini sangat populer, beraneka ragam, dan semakna. Sekian banyak sahabat terpercaya memberitakannya, seperti Anas bin Malik, Ibnu Umar, Hudzaifah, Jubair bin Muth’im, Ibnu Abbas, dan lain-lain.

Ada sejumlah ulama yang menolak riwayat ini dengan sederet argumentasinya. Di antaranya adalah ketidaklogisan. Jika peristiwa itu betul-betul terjadi, pastilah dilihat oleh banyak orang di timur dan di barat.

Penolakan riwayat itu atas dasar ketidaklogisan tidaklah tepat. Terbelahnya bulan bukanlah sesuatu yang mustahil menurut akal, walau mustahil menurut kebiasaan. Karena itu, riwayat ini tidaklah harus dipungkiri dengan alasan ketidaklogisan, apalagi demikian banyaknya sumber terpercaya yang memberitakan.

Seorang pakar geologi dan ilmuwan Mesir, Profesor Zaglul An-Najjar, pernah menulis bahwa penelitian ilmiyyah terhadap bulan membuktikan adanya retak-retak pada bagian bulan. Retak-retak itu, menurutnya, tidak mungkin terjadi kecuali jika bulan, suatu ketika di masa lalu, pernah terbelah. Benarkah Professor Zaglul?

(Membaca Ulang Sirah Nabi saw).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fort Marlborough dan Tugu Thomas Parr, Saksi …

Sam Leinad | | 21 April 2014 | 12:34

Dekati ARB, Mahfud MD Ambisius Atau …

Anjo Hadi | | 21 April 2014 | 09:03

Menjadi Sahabat Istimewa bagi Pasangan Kita …

Cahyadi Takariawan | | 21 April 2014 | 07:06

Bicara Tentang Orang Pendiam dan Bukan …

Putri Ratnaiskana P... | | 21 April 2014 | 10:34

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Bagaimana Rasanya Bersuamikan Bule? …

Julia Maria Van Tie... | 5 jam lalu

PDIP dan Pendukung Jokowi, Jangan Euforia …

Ethan Hunt | 6 jam lalu

Akuisisi BTN, Proyek Politik dalam Rangka …

Akhmad Syaikhu | 8 jam lalu

Jokowi-JK, Ical-Mahfudz, Probowo-…? …

Syarif | 9 jam lalu

Pengalaman Bekerja di Luar Negeri …

Moch Soim | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: