Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Pengelanasemesta

Hanya seseorang yang terus berusaha memaknakan hidupnya...

Terbelahnya Bulan

REP | 27 July 2011 | 16:04 Dibaca: 666   Komentar: 8   0

Adakah Nabi Muhammad saw pernah menghadirkan bukti inderawi? Pernah, bahkan cukup banyak, terlepas dari apakah itu disebut mu’jizat atau bukan karena pengertian mu’jizat sendiri menjadi diskusi di kalangan ulama.

Diantara bukti inderawi yang pernah dihadirkan Nabi saw adalah apa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari: Ibnu Mas’ud berkata bahwa suku Quraisy di Mekkah meminta kepada Nabi Muhammad saw bukti kebenaran risalahnya dengan membelah bulan. Allah mengabulkan permintaan itu dan bulan pun terbelah. Sebelah terlihat di sebelah kanan gua Hira dan sebelah kedua di sebelah kirinya.

Riwayat tentang peristiwa ini sangat populer, beraneka ragam, dan semakna. Sekian banyak sahabat terpercaya memberitakannya, seperti Anas bin Malik, Ibnu Umar, Hudzaifah, Jubair bin Muth’im, Ibnu Abbas, dan lain-lain.

Ada sejumlah ulama yang menolak riwayat ini dengan sederet argumentasinya. Di antaranya adalah ketidaklogisan. Jika peristiwa itu betul-betul terjadi, pastilah dilihat oleh banyak orang di timur dan di barat.

Penolakan riwayat itu atas dasar ketidaklogisan tidaklah tepat. Terbelahnya bulan bukanlah sesuatu yang mustahil menurut akal, walau mustahil menurut kebiasaan. Karena itu, riwayat ini tidaklah harus dipungkiri dengan alasan ketidaklogisan, apalagi demikian banyaknya sumber terpercaya yang memberitakan.

Seorang pakar geologi dan ilmuwan Mesir, Profesor Zaglul An-Najjar, pernah menulis bahwa penelitian ilmiyyah terhadap bulan membuktikan adanya retak-retak pada bagian bulan. Retak-retak itu, menurutnya, tidak mungkin terjadi kecuali jika bulan, suatu ketika di masa lalu, pernah terbelah. Benarkah Professor Zaglul?

(Membaca Ulang Sirah Nabi saw).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Usul Mengatasi Kemacetan dengan “Kiss …

Isk_harun | | 21 September 2014 | 17:45

Menuju Era Pembelajaran Digital, Ini Pesan …

Nisa | | 21 September 2014 | 22:44

RUU Pilkada, Polemik Duel Kepentingan (Seri …

Prima Sp Vardhana | | 21 September 2014 | 23:11

Cerita Unik 470 Kata, Seluruh Kata Diawali …

Saut Donatus | | 22 September 2014 | 07:54

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 6 jam lalu

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 11 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 15 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 15 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: