Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Parlin Nainggolan

Berbagi pengetahuan adalah hal yang memiliki kenikmatan tersendiri.

Muhammad Ali, Petinju Pertama yang Memiliki Kreatifitas

OPINI | 03 August 2011 | 10:19 Dibaca: 708   Komentar: 0   0

Muhammad Ali adalah petinju terbaik dalam sejarah, hingga saat ini masih di kenang sebagai petinju yang legendaris dan terkenal. Ditangannya, olah raga tinju menjadi terkenal dan memicu petinju lain meniru gayanya yang diluar dari kebiasaan petinju sehingga menjadi kreatifitas yang baru dan terbaik bagi seorang petinju.

Kebiasaan-kebiasaan yang unik dan diluar dari SOP petinju yang dilakukan Muhammad Ali  adalah :

1. Setiap orang mengatakan, petinju yang berbobot berat tidak dapat menari-nari, tetapi Ali bisa bertinju sambil menari-nari.

2. Setiap orang mengatakan, petinju harus melindungi/menutupi  wajahnya agar tidak terpukul oleh lawan, tetapi bagi Ali hal itu bukan suatu kewajiban bagi seorang petinju, sehingga dia sering menurunkan tangannya dan sering tidak melindungi wajahnya.

3. Setiap orang mengatakan pria bertubuh besar tidak gesit, tetapi bagi Ali hal itu tidak masalah dengan dirinya, karena kelincahan dan kegesitannya membuat sering pukulan musuh bisa dia hindari karena kegesitannya dalam menghindari pukulan dari musuh.

Kreatifitas Muhammad Ali membuat pikiran umum dan tradisional orang menjadi terbalik, bahwa apa yang orang bilang tidak mungkin, bagi Ali itu bisa saja terjadi. Pada masa Ali, olahraga tinju menjadi olahraga yang penuh dengan kreatifitas.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Berani Duduk di Bangku Paling Depan—Cupu …

Frida Kurniawati | | 22 December 2014 | 18:22

Melatih Anak Jadi Kompasianer …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 23:47


TRENDING ARTICLES

Penyelidikan Korupsi RSUD Kota Salatiga …

Bambang Setyawan | 4 jam lalu

Akankah Nama Mereka Pudar?? …

Nanda Pratama | 6 jam lalu

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 8 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 9 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: