Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Hento2008

Praktisi Ayur Hypnotherapy dan Neo Zen Reiki. Menulis adalah upaya untuk mengingatkan diri sendiri. Bila selengkapnya

Hilang sudah “Rumah Cantik” itu……

OPINI | 02 December 2011 | 07:47 Dibaca: 249   Komentar: 1   0

Saya dulu selalu terpesona ketika melewati rumah cantik itu… Sekarang sudah berganti dengan kepiluan…

Ahhhh…..

Betapa kekerasan telah merasuk seorang Ibas. Inilah gambaran rumah semula di Jalan  Jl. Teuku Cik Di Tiro and Jl. Ki Mangunsarkoro, Central Jakarta. Rumah yang indah peninggalan Belanda yang didirikan sejak tahun 1932.

Yang memalukan lagi, rumah ini sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya.

The house, which has received several awards from the city administration, is protected under a 1993 gubernatorial decree on heritage buildings.”

Jika memang benar, inikah potret seorang anak presiden negeri tercinta?

Inilah gambar baru:

Inilah wujud kekerasan jiwa yang karena merasa punya uang dan juga merasa anak penguasa negeri yang katanya pecinta budaya sendiri. Kuasa adalah perwujudan arogansi. Semakin meningkatkan arogansi menunjukkan semakin tingginya kebodohan. Mereka yang tidak sadar bahwa badan hanyalah ilusi seperti halnya pakaian. Sesaat saja adanya. Tiada yang kekal. Tampaknya senang dan bangga tinggal di rumah baru, tetapi ia telah merusak dirinya sendiri. Ia telah berlaku khufur dengan mengingkari suatu bentuk cagar budaya yang sesungguhnya milik penduduk Jakarta.

Katakanlah ia memiliki uang dan kekuasan. Dari manakah berasal? Tanpa ada rakyat Jakarta, mungkinkah ia bisa menjadi anak presiden. Mengapa ia melukai perasaan yang memilihnya? Semoga dugaan ini tidak benar.

Sumber: http://www.thejakartapost.com/news/2011/11/29/menteng-heritage-house-lies-ruins.html

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Punya Ketua Umum Baru, PSSI Malah Dibekukan …

Af Yanda | | 18 April 2015 | 14:33

Uji Nyali Budi Gunawan Jadi Wakapolri …

Rullysyah | | 18 April 2015 | 13:39

[Nangkring] Perlindungan Tanpa Beban Bersama …

Kompasiana | | 09 April 2015 | 10:46

Konferensi Asia Afrika 1955 dan Ketegangan …

Irvan Sjafari | | 18 April 2015 | 13:50

Kompasiana Blogshop bersama JNE Jangkau 4 …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:13


TRENDING ARTICLES

Jokowi akan Mengganti Ridwan Kamil? …

Daniel H.t. | 3 jam lalu

Menpora Batal Hadiri KLB PSSI di Surabaya …

Hery | 5 jam lalu

Kongres Luar Biasa, Netizen Serukan Menpora …

Hasto Suprayogo | 5 jam lalu

Sesat Pikir Direktur Migrant …

Teguh Suprayogi | 7 jam lalu

Jokowi Ternyata Menitip Sesuatu pada Kapolri …

Aris Try Andreas Pu... | 7 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: