Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Choiron

Pejuang kehidupan | Mencoba menebar manfaat bagi semua | http://choiron.info/ | 081703311567

Dalam Uang, Soekarno Lebih Narsis daripada Soeharto

REP | 12 February 2012 | 08:25 Dibaca: 7734   Komentar: 17   2

Pernahkan Anda mengamati desain lembaran uang kertas untuk seri tokoh, yang dikeluarkan oleh BI atau Bank Indonesia? Jika belum pernah, baiklah saya akan bantu Anda untuk menginventaris siapa-siapa saja tokoh nasional atau pahlawan nasional yang wajahnya terpampang dalam lembaran uang kertas, dan  pernah beredar dari jaman kemerdekaan hingga saat ini.

1. Ir. Soekarno (Hatta)

1329002274791361295Uang Kertas keluaran 1945 dengan nilai Rp. 1 Bergambar Presiden Soekarno

1329006209655104722Uang Kertas keluaran 1964 dengan nilai Rp. 1 Bergambar Presiden Soekarno

1328998579283869288

Uang Kertas keluaran 1961 dengan nilai Rp. 2.5 Bergambar Presiden Soekarno

13290073981345384480

Uang Kertas keluaran 1960 dengan nilai Rp. 2.5 Bergambar Presiden Soekarno

13289986491782547106

Uang Kertas keluaran 1950 dengan nilai Rp. 10 Bergambar Presiden Soekarno

1329002576554548977Uang Kertas keluaran 1945 dengan nilai Rp. 10 Bergambar Presiden Soekarno

1329001827423020752Uang Kertas keluaran 1945 dengan nilai Rp. 100 Bergambar Presiden Soekarno

13290015731131058867Uang Kertas keluaran 1947 dengan nilai Rp. 100 Bergambar Presiden Soekarno

13290033081053371752Uang Kertas keluaran 1960 dengan nilai Rp. 1.000 Bergambar Presiden Soekarno

1329000580960103585

Uang Kertas keluaran 1964 dengan nilai Rp. 1.000 Bergambar Presiden Soekarno

1329000787623307358Uang Kertas keluaran 1964 dengan nilai Rp. 10.000 Bergambar Presiden Soekarno

13290008911036704852Uang Kertas keluaran 2004 dengan nilai Rp. 100.000 Bergambar Soekarno-Hatta (Proklamator)

2. Pangeran Diponegoro

13289702121673927784

Uang Kertas keluaran 1975 dengan nilai Rp. 1.000 Bergambar Pangeran Diponegoro

3. Tjut Nyak Dien

1328972918848869764

Uang Kertas keluaran 1996 dengan nilai Rp. 10.000 Bergambar Tjut Nyak Dien

4. Tengku Umar

13289675361816300249

Uang Kertas keluaran 1986 dengan nilai Rp. 5.000 Bergambar Teuku Umar

5. Tuanku Imam Bonjol

1328970649646684931

Uang Kertas keluaran 2000 dengan nilai Rp. 5.000 Bergambar Tuanku Imam Bonjol

6. R.A. Kartini

1328972362613088454

Uang Kertas keluaran 1958 dengan nilai Rp. 5 Bergambar R.A. Kartini

13289708521482838047

Uang Kertas keluaran 1985 dengan nilai Rp. 10.000 Bergambar R.A. Kartini

7.  Soeharto

13289721711806181527

Uang Kertas keluaran 1993 dengan nilai Rp. 50.000 Bergambar Soeharto

8. Sultan Hamengkubuwono IX

13289731871472046165

Uang Kertas keluaran 1992 dengan nilai Rp. 10.000 Bergambar Sri Sultan HB IX

9. Pangeran Antasari

13289719591067155477

Uang Kertas keluaran 2008 dengan nilai Rp. 2.000 Bergambar Pangeran Antasari

10. Raja Sisingamangaraja

1328973427132045830

Uang Kertas keluaran 1987 dengan nilai Rp. 1.000 Bergambar Raja Sisingamangaraja

11. Sultan Mahmud Badaruddin II

13289686691039006194

Uang Kertas keluaran 2005 dengan nilai Rp. 10.000 Bergambar Sultan Mahmud Badaruddin II

12. Ki Hajar Dewantara

13289693131049591886

Uang Kertas keluaran 1998 dengan nilai Rp. 20.000 Bergambar Ki Hajar Dewantara

13. W.R. Supratman

13290002601025614101

Uang Kertas keluaran 19989 dengan nilai Rp. 50.000 Bergambar W.R. Supratman

14. Kapitan Pattimura

1328969735306746116

Uang Kertas keluaran 2000 dengan nilai Rp. 1.000 Bergambar Kapitan Pattimura

15. Jendral Sudirman

13290063952122999274Uang Kertas keluaran 1968 dengan nilai Rp. 1 Bergambar Jendral Sudirman

1329006816292901156

Uang Kertas keluaran 1968 dengan nilai Rp. 2.5 Bergambar Jendral Sudirman

13290071492070848314

Uang Kertas keluaran 1968 dengan nilai Rp. 5 Bergambar Jendral Sudirman

13289710521302499262

Uang Kertas keluaran 1968 dengan nilai Rp. 500 Bergambar Jendral Sudirman

1329003063340515045Uang Kertas keluaran 1968 dengan nilai Rp. 1.000 Bergambar Jendral Sudirman

16. dr. Soetomo

13289716901649392297

Uang Kertas keluaran 1980 dengan nilai Rp. 1.000 Bergambar dr. Soetomo

17. Ngurah Rai

13290084221226605538Uang Kertas keluaran 2009 dengan nilai Rp. 50.000 Bergambar Ngurah Rai

18. Oto Iskandar di Nata

13290094621934158968Uang Kertas keluaran 2009 dengan nilai Rp. 20.000 Bergambar Oto Iskandar di Nata

Mata uang adalah bagian dari sejarah peradaban sebuah bangsa. Desain gambar, tempat dan tahun keluar, dapat menceritakan banyak hal terkait peristiwa masa itu. Mari kita mencoba menelusuri jejak sejarahnya.

  1. Tokoh Aceh Teuku Umar dan Tjut Nyak Dien diangkat menjadi pahlawan pada tahun 1980-an dan gambarnya dimasukkan dalam desain uang. Hal ini berkaitan dengan pergolakan di Aceh dengan berdirinya GAM (Gerakan Aceh Merdeka) pada tahun 1977.
  2. Sejak tahun 1945, gambar Presiden Soekarno adalah tokoh yang paling banyak masuk didesain uang. Kala itu Soekarno sebagai presiden pertama dan mengklaim sebagai pemimpin revolusi, sehingga wajar bila fotonya banyak terpampang di mana-mana. Model narsis seperti ini biasa terjadi pada pemimpin diktator dan revolusioner di banyak negara. Uang dengan gambar Soekarno, paling banyak tampil pada tahun 1960-1965 ketika Soekarno sedang dalam masa puncak kejayaannya. Lihat Uang Seri Soekarno.
  3. Uang pada era mempertahankan kemerdekaan juga sempat dicetak di Yogyakarta ketika pemerintahan dipindah ke Yogyakarta setelah peristiwa Agresi Militer Belanda kedua tahun 1947. (Uang pecahan Rp. 100).
  4. Uang bergambar Jendral Sudirman dicetak pada tahun 1968 untuk menggantikan uang bergambar Soekarno. Hal itu berselang 2 tahun setelah jatuhnya kekuasaan Soekarno melalui Supersemar oleh Soeharto pada tahun 1966. Jendral Sudirman dipilih untuk mendapatkan dukungan utama dari TNI kala itu, dan mengikis dominasi Soekarno. Lihat uang seri Sudirman untuk lengkapnya.
  5. Walau Soeharto berkuasa selama lebih dari 30 tahun, namun satu-satunya uang yang dicetak dengan gambar wajahnya adalah pada uang Rp. 50.000 hanya pada tahun 1993. Gambar uang (smiling general, Soeharto mesem,  Soeharto tersenyum) ini menandai pengukuhan Soeharto sebagai ‘Bapak Pembangunan’. Uang ini juga untuk menandai 25 tahun kekuasaannya yang disebutnya sebagai ‘25 Tahun Indonesia Membangun’. Anda bisa menyimpulkan sendiri apakah Soekarno lebih narsis daripada Soeharto atau tidak.
  6. Di era Orde baru, banyak tokoh-tokoh daerah yang dimasukkan dalam desain gambar uang yaitu, Aceh dan Sumatera (Teuku Umar, Tjut Nyak Dien, Sisingamangaraja, Tuanku Imam Bonjol, Sultan Mahmud Badaruddin II), Kalimantan (Pangeran Antasari), Maluku (Kapitan Pattimura), Jawa (Kartini, Pangeran Diponegoro, Sultan HB IX, Oto Iskandar di Nata ), Bali (Ngurah Rai) dan nasional (Soekarno, Soeharto, WR. Supratman, dr. Soetomo). Entah mengapa tidak ada tokoh nasional dari Sulawesi yang diabadikan dalam desain uang.
  7. Uang dengan gambar Soekarno adalah yang paling banyak disakralkan karena berbagai keajaiban seperti menggulung dengan sendirinya saat diletakkan di tangan dan ada kalimat dalam bahasa arab yang berbunyi ‘Kun Fa Yakun’. Menurut  Nyoman Ardika, uang seri Soekarno banyak dipalsu. Uang yang dapat menggulung sendiri dan terdapat tulisan arab itu justru yang palsu.

Demikian cerita tentang uang kertas kita. Terimakasih.

________

Catatan:

Gambar diolah kembali dari berbagai sumber terutama http://www.eonet.ne.jp/~limadaki/uangkuno/roepiah/index.html

Untuk pemberi komentar terbaik, foto Anda akan saya masukkan untuk ditempatkan di gambar uang kertas berikut ini:

1329010394290159122

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | | 23 October 2014 | 12:52

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | | 23 October 2014 | 09:45

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | | 23 October 2014 | 10:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 6 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 6 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 7 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 8 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Terapi Cahaya PINK di Rosereve Plaza …

Mila Vanila | 8 jam lalu

Menanti …

Rizki Fujiyanti | 8 jam lalu

Let’s Do Together …

Ayumulya | 8 jam lalu

Jokowi: Buah Demokrasi atau Kegagalan Total …

Jaka Pujiyono | 8 jam lalu

Banjir Melanda SMP Rehoboth Formasi …

Jurnalis Warga Samb... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: