Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Muhammad Wislan Arif

Hobi membaca, menulis dan traveling. Membanggakan Sejarah Bangsa. Mengembangkan Kesadaran Nasional untuk Kejayaan Republik Indonesia, selengkapnya

Pemuda Indonesia Pelopor Perubahan !!! (Karikatur)

OPINI | 30 March 2012 | 00:33 Dibaca: 774   Komentar: 1   1

13330673211032233467

Sejarah panjang Bangsa Indonesia membuktikan, Pemuda-lah Pelopor Perubahan — rentangkanlah perhatian kita, katakan saja 28 Oktober 1928 :

SUMPAH PEMUDA ADALAH PERUBAHAN REVOLUSIONER SIKAP NASIONALISME BANGSA NUSANTARA UNTUK NAAR REPOEBLIK INDONESIA …….”

Pemuda Indonesia menangkap sinyal Kekalahan Dai Nippon dalam Perang Pasifik-Perang Dunia II — mematangkan Gelora Revolusi :

“ PROKLAMASIKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA SEKARANG JUGA !— MERDEKA 100 % “

Pemuda Indonesia menggerakkan Perubahan meng-koreksi Pelaksanaan Konstitusi — Kebobrokan Pemerintahan dijungkir-balikkan :

“ ORDE LAMA DIKOREKSI KE TATANAN ORDE BARU : PEMBANGUNAN NASIONAL — MENUJU NKRI YANG ADIL DAN MAKMUR “

Pemuda bergerak tanpa rasa takut — bersedia mati demi mengkoreksi jalannya Pemerintahan yang tidak mampu mengatasi Krisis Multi-dimensi :

“ GERAKAN REFORMASI 1998 — MENGHAPUS DWI-FUNGSI ABRI, PEMBERANTASAN KORUPSI, PENEGAKKAN HUKUM, MENG-AMANDEMEN UNDANG- UNDANG DASAR 1945 MENUJU VISI PROKLAMASI KEMERDEKAAN “

Hari ini Pemuda perlu mempelopori Perubahan Menuju Visi Proklamasi 17 Agustus 1945 :

“ ME-REVOLUSI PARADIGMA DAN PRAXIS PELAKSANAAN FALSAFAH PANCASILA DAN KONSTITUSI — MEMPERBAHARUI STRATEGI KEBUDAYAAN INDONESIA, MENJADI NEGARA NASIONAL YANG KUAT DAN MANDIRI PADA TAHUN 2045 “

Kroco mengingatkan :

“ Seorang Negarawan adalah Manusia yang paham cara memulai dan mengerti kapan ia harus menarik diri ! “

[MWA] (Karikatur Sospol -50)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Bajaj” Kini Tak Hanya Bajaj, …

Hazmi Srondol | | 19 September 2014 | 20:47

Ekonomi Kemaritiman Jokowi-JK, Peluang bagi …

Munir A.s | | 19 September 2014 | 20:48

Bedah Buku “38 Wanita Indonesia Bisa“ di …

Gaganawati | | 19 September 2014 | 20:22

Kiat Manjakan Istri agar Bangga pada …

Mas Ukik | | 19 September 2014 | 20:36

Rekomendasikan Nominasi “Kompasiana …

Kompasiana | | 10 September 2014 | 07:02


TRENDING ARTICLES

Tidak Rasional Mengakui Jokowi-Jk Menang …

Muhibbuddin Abdulmu... | 9 jam lalu

Malaysian Airlines Berang dan Ancam Tuntut …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

Awal Manis Piala AFF 2014: Timnas Gasak …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Jangan Bikin Stress Suami, Apalagi Suami …

Ifani | 14 jam lalu

Ahok, Sang Problem Solving …

Win Winarto | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Noise Penyebab Miskom Dalam Organisasi …

Pical Gadi | 8 jam lalu

Rindu untuk Negeri Intimung …

Riza Roiyantri | 8 jam lalu

Hanya di Indonesia: 100 x USD 1 Tidak Sama …

Mas Wahyu | 8 jam lalu

Akankah, Fatin Go Kompasianival? …

Umar Zidans | 8 jam lalu

Menteri yang Diharapkan Bisa Profesional …

Yulies Anistyowatie | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: