Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Ratna Widihastuti

Hari ini harus lebih baik dari kemarin

Sejarah Perkembangan Makhluk Hidup

OPINI | 12 September 2012 | 21:40 Dibaca: 23414   Komentar: 2   2

Berdasarkan Sejarah melalui penelitian Geologi (Penelitian tentang lapisan kulit bumi) ,berjuta juta tahun yang lalu dijelaskan perkembangan makhluk hidup dan lingkungannya ,dari awal terbentuknya permukaan bumi , munculnya makhluk makhluk kecil (microorganism)seperti protozoa yang kemudian berkembang menjadi makhluk yang lebih komplek, dan kemudian munculah makhluk makhluk raksasa, dan muncul makhluk lainnya seperti serangga, reptile, ikan, mamalia dan sebagainya.

Perkembangan makhluk hidup diBumi dapat dijelaskan dengan “Pembagian Jaman Berdasarkan Geologi” :

(1) Zaman Arkaekum / Azoikum (ZAMAN TERTUA)

Zaman Arkaekum ± 2500 juta tahun, bumi masih berbentuk bola pijar berputar pada porosnya, suhu udara panas, iklim dan cuaca tidak stabil, dan belum ada tanda tanda kehidupan.

(2) Zaman Paleozoikum (ZAMAN KEHIDUPAN TUA)

Zaman paleozoikum ±340 juta tahun, iklim dan cuaca masih berubah rubah, curah hujan sangat tinggi, keadaan lingkungan di bumi belum stabil. Hujan yang terus menerus membanjiri permukaan bumi yang panas, mendinginkan, dan membentuk genangan air. Pada Zaman ini mulai muncul tanda tanda kehidupan dengan munculnya makhluk pertama di bumi “makhluk bersel satu (microorganisme) seperti protozoa, dan berkembang hewan yang tidak bertulang punggung seperti jenis ikan dan jenis ganggang atau rumput rumputan

Sebagai bukti ditemukannya “fosil” hewan dan tumbuhan yang berusia berjuta juta tahun, Zamanini merupakan ZAMAN PERTAMA

(3) Zaman Mesozoikum (ZAMAN KEHIDUPAN PERTENGAHAN)

Zaman Mesozoikum ±140 juta tahun , keadaan iklim dan cuaca berangsur angsur membaik, makhluk hidup yang muncul pada zaman ini adalah binatang binatang reptile yang mempunyai ukuran badan sangat besar. Zaman mesozoikum disebut juga zaman reptile atau ZAMAN KEDUA

(4) Zaman Neozoikum / Kaenozoikum

Zaman Neozoikum ±60 juta tahun, kedaan bumi semakin membaik , cuaca dan iklim semakin stabil dan kehidupan semakin berkembang dengan pesat. Zaman Neozoikum dibedakan menjadi dua,yaitu

4.1 Zaman Tersier merupakan ZAMAN KETIGA

Pada Zaman ini binatang purba yang raksasa mulai berkurang jumlahnya, sedikit demi sedikit ,lama kelamaan punah karena tidak dapat lagi beradaptasi dengan lingkungan yang ganas dan digantikan dengan munculnya binatang yang manis dan lucu antara lain binatang menyusui, kera ,monyet, orang hutan dan Gigantropus (Manusia Kera Raksasa). Giganthropus ditemukan di Bukit Siwalik di kaki pegunungan Himalaya dan didekat Simia (India Utara).

4.2 Zaman Kuarter merupakan ZAMAN KEEMPAT

Pada zaman ini munculah tanda tanda kehidupan manusia purba , zaman ini dibedakan menjadi:

4.2.1 Kala Pleistosen (DILUVIUM)

Zaman ini dinamakan juga zaman Es atau zaman Glasial. Keadaan permukaan bumi semakin membaik ,daerah yang jauh dari Kutup terjadi hujan lebat yang terus menerus sepanjang tahun . Es dari kutup Utara mencair hingga menutupi sebagian Eropa Utara,Asia Utara, dan Amerika

4.2.2 Kala Holosen (ALLUVIUM)

Sebagian Es di kutub Utara sudah mencair mengakibatkan permukaan air laut naik. Muncul pulau pulau di Nusantara dan dataran rendah di paparan Sunda dan paparan Sahul tergenang air dan menjadi laut Transgresi. Pada Zaman ini mulai hidup jenis manusia Homo Sapiens yaitu jenis manusia seperti sekarang.

SEMOGA BERMANFAAT

INDRAMAYU, 12 SEPTEMBER 2012

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompetisi Tiga Ruang di Pantai-Pantai Bantul …

Ratih Purnamasari | | 18 September 2014 | 13:25

Angkot Plat Kuning dan Plat Hitam Mobil …

Akbarmuhibar | | 18 September 2014 | 19:26

Koperasi Modal PNPM Bangkrut, Salah Siapa? …

Muhammad | | 18 September 2014 | 16:09

Tips Hemat Cermat selama Tinggal di Makkah …

Sayeed Kalba Kaif | | 18 September 2014 | 16:10

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Jokowi Seorang “Koki” Handal …

Sjahrir Hannanu | 15 jam lalu

Indra Sjafri Masih Main-main dengan …

Mafruhin | 16 jam lalu

TKI “Pejantan” itu Jadi Korban Nafsu …

Adjat R. Sudradjat | 19 jam lalu

Penumpang Mengusir Petinggi PPP Dari Pesawat …

Jonatan Sara | 20 jam lalu

Modus Baru Curanmor. Waspadalah! …

Andi Firmansyah | 21 jam lalu


HIGHLIGHT

Ditemukan: Pusat Tidur Dalam …

Andreas Prasadja | 15 jam lalu

Museum Louvre untuk First-Timers …

Putri Ariza | 15 jam lalu

Cinta dalam Botol …

Gunawan Wibisono | 15 jam lalu

Wisata Bahari dengan Hotel Terapung …

Akhmad Sujadi | 15 jam lalu

Jurus Jitu Agar Tidak Terjadi Migrasi dari …

Thamrin Dahlan | 15 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: