Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Sidiq Firmanto

penulis lepas dan penerjemah ngeblog di http://nglengkong.blogspot.com/

Senjata-senjata Tradisional Indonesia

OPINI | 12 September 2012 | 03:02 Dibaca: 38059   Komentar: 3   1

Rakyat Indonesia pasti sepakat bahwa kebudayaan Indonesia sangat beragam. Tetapi rasanya selama ini pemerintah hanya sibuk dengan “promosi” batik, sementara kebudayaan Indonesia tidak hanya batik. Tetapi tulisan ini tidak untuk mendiskusikan hal itu, karena (semoga) pemerintah pasti sudah punya rencana-rencana hebat untuk melestarikan kebudayaan Indonesia.

Nah, pernahkah kita membandingkan senjata-senjata tradisional Indonesia dengan senjata-senjata dari luar negeri? Jika belum, mari kita lihat perbandingannya, dan kesimpulan sementara adalah senjata-senjata tradisional Indonesia lebih menyeramkan, baik dari segi penampilan ataupun sejarahnya. Ini dia beberapa gambar senjata-senjata tradisional Indonesia.

Keris

Inilah salah satu senjata tradisional paling terkenal di dunia, baik karena bentuk fisik dan sejarahnya yang panjang. Salah satu kisah yang membuat senjata ini terkenal tentu saja “Keris Empu Gandring”. Sementara di lingkungan Kraton, dari Demak sampai Mataram, mempunyai semacam keyakinan bahwa untuk menjadi penguasa jawa harus mempunyai duet Keris Kiai Nagasasra Kiai Sabuk Inten ditambah Kiai Sangkelat. Di Kraton Yogyakarta sendiri Sultan yang akan bertahta harus mewarisi Keris Joko Piturun dari Sultan sebelumnya. Secara umum, keris terbagi atas Keris Jawa dan Keris Bali (keris bali berukuran lebih besar). Hal itu karena faktor sejarah dan kedekatan geografis, hampir sama dengan kasus Aksara Jawa dan Aksara Bali yang mirip.

1347416530584945175

keris jawa - yanto-antik.blogspot.com

1347416916992780960

keris bali - arms2armor.com

Kujang Jawa Barat

Kujang juga terkenal karena bentuknya yang menyeramkan, namun terlihat mewah. Konon merupakan senjata pusaka di Kerajaan Galuh Pajajaran, terutama Prabu Siliwangi. Kujang konon berasal dari kata “kudi” dan “hyang” yang kurang lebih berarti “Senjata Dewa Sakti”.

13474172781743400402

kujang - nusantara-cultures.blogspot.com

Clurit

Senjata yang satu ini tak perlu diceritakan lagi. Bentuknya mengerikan namun akrab dengan petani karena senjata ini juga bisa digunakan untuk bertani.

1347417464599342762

clurit - mbah-saeun.co.cc

Mandau Kalimantan

Senjata ini juga mempunyai reputasi yang cukup kondang, antara lain cerita-cerita yang mengatakan bahwa Mandau bisa melayang dan menemukan korbannya jika digunakan oleh seorang yang sakti. Suku Dayak Kalimantan terkenal dengan kesaktiannya dan juga toleransi yang tinggi dengan alam sekitar. Mereka tidak akan merusak lingkungan sekitar mereka, bahkan mereka akan berpikir seribu kali untuk kemudian mengatakan “tidak” untuk mematahkan sebuah ranting kecil. Jika semua masyarakat Indonesia bisa seperti itu zamrud khatulistiwa akan lestari.

1347417773901949512

mandau - oriental-arms.com

Badik Sulawesi

Senjata yang satu ini berbentuk cukup unik namun tetap mengerikan. Badik Sulawesi merupakan salah satu senjata tradisional yang harus dilestarikan.

1347417897853960815

badik - permatabangsa.web.id

Rencong Aceh

Senjata ini terkenal seperti senjata tradisional lain, digunakan dalam perang melawan penjajah. Antara lain terlihat di pinggang Cut Nyak Dien (dalam gambar-gambar). Bentuknya cukup kecil, tetapi benar-benar dibuat dengan ketelitian tinggi.

1347418017851227713

rencong - indonesianfolklore.webnode.com

Piso Gaja Dompak Sumatera Utara

Senjata ini mempunyai detail yang rumit, baik di mata pedangnya ataupun di gagangnya. Sekilas terlihat seperti parang namun berbeda.

1347418112813261861

piso gaja dompak - mulkymaurival.blogspot.com

Parang

Inilah senjata yang mungkin paling banyak digunakan dalam kegiatan sehari-hari, baik untuk bertani atau yang lain. Bentuknya yang sederhana memudahkan penggunanya untuk keperluan pertanian. Konon digunakan oleh Si Pitung, ksatria legendaris Betawi.

13474182261232993184

parang - bushcraftuk.com

Tombak

Tombak juga merupakan senjata yang sering menjadi tokoh utama dalam beberapa kisah. Tombak Kiai Plered (sekarang tersimpan di Kraton Yogyakarta) pernah digunakan untuk membunuh salah satu pimpinan prajurit penjajah Belanda.

13474184461746911738

tombak kiai plered - forum.viva.co.id

Bambu Runcing

Dari semua itu, mungkin ini yang paling mengerikan, sekaligus merakyat. Bambu Runcing, merupakan senjata legendaris rakyat Indonesia. Meskipun sederhana, reputasinya sangat luar biasa karena digunakan mayoritas rakyat Indonesia pada perang kemerdekaan.

13474186981588227069

bambu runcing - bincuihgadangiduang.blogspot.com

Beberapa contoh di atas mungkin belum bisa mewakili sekian banyak senjata tradisional di Indonesia, tetapi paling tidak itulah yang sering dibicarakan. Buat kompasianer yang ingin menambahkan, monggo silahkan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berburu Gaharu di Hutan Perbatasan …

Dodi Mawardi | | 29 November 2014 | 11:18

Jokowi Tegas Soal Ilegal Fishing, …

Sahroha Lumbanraja | | 29 November 2014 | 12:10

Menjadikan Produk Litbang Tuan Rumah di …

Ben Baharuddin Nur | | 29 November 2014 | 13:02

Kartu Kredit: Perlu atau Tidak? …

Wahyu Indra Sukma | | 29 November 2014 | 05:44

Ikuti Blog Competition ā€¯Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Ibu Vicky Prasetyo Ancam Telanjang di …

Arief Firhanusa | 5 jam lalu

Pak Jokowi, Dimanakah Kini “Politik …

Rahmad Agus Koto | 6 jam lalu

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 9 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 9 jam lalu

SBY Mulai Iri Kepada Presiden Jokowi? …

Jimmy Haryanto | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Merespon Garuda …

Indra Sastrawat | 8 jam lalu

Festival Payung Indonesia Pertama, …

Indria Salim | 8 jam lalu

Bangun Indonesia dari Desa, Belajar dari …

Gapey Sandy | 8 jam lalu

Semurni Kasih Ibu …

Suci Handayani | 8 jam lalu

yang Muda ? Mbangun Desa!!! yang Tua? …

Kang Isrodin | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: