Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Ima Hardiman

perempuan biasa. penikmat perjalanan dan pencinta keindahan.

Apa yang Terjadi di Rumah Ade Irma Suryani Nasution, Dinihari 1 Oktober 1965?

REP | 01 October 2012 | 06:52 Dibaca: 8185   Komentar: 5   3

Hari ini, 30 September 2012 saya mengunjungi rumah Jenderal AH Nasution di Jl. Teuku Umar 40 Menteng. Rumah bergaya kolonial yang telah dialihfungsikan menjadi Museum Jendral AH Nasution, dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Desember 2008 lalu.

Sepertinya tidak banyak warga Jakarta yang mengetahui keberadaan museum ini. Bahkan saya pun¬† baru hari ini “ngeh” melalui blog di internet. Selama 1 jam lebih menyambangi museum ini, beruntung mendapat informasi lengkap dari Pak Royen, serdadu Kopassus yang ditugaskan sebagai guide. Kisah di balik usaha penculikan Jendral AH Nasution oleh pasukan Cakrabirawa, tewasnya putri tercinta Ade Irma Suryani¬† dan sang ajudan Lettu Pierre Tendean pun menjadi sangat jelas dan terbuka…

13490281991986022927
Jendral AH Nasution yang tidur bersama Bu Nas dan Ade Irma, di kamar tidurnya terjaga oleh suara gaduh keributan di luar.
1 Oktober 1965 sekitar pkl 03.45.
13490286381597529152

Pasukan Cakrabirawa masuk rumah, menuju kamar sang Jendral.

13490282801975324144

Mereka menggedor pintu kamar tidur. Saat itu sang Jendral didampingi Ibu Nas telah menyelamatkan diri ke sisi rumah. Ade Irma yg terbangun diserahkan kepada adik Bu Nas yang berada di kamar sebelah. Pasukan Cakrabirawa dengan beringas menembaki pintu kamar tidur. Beberapa peluru menembus punggung si kecil Ade.

1349028319743159330

Jendral AH Nasution melompat pagar samping ke rumah sebelah yaitu Kedubes Irak. Disaksikan Bu Nas yang membopong putrinya bersimbah darah.

13490283871706171346

Bu Nas berlari menuju pesawat telepon untuk melaporkan kejadian di rumahnya ke Komandan Garnisun Mayjen Umar Wirahadikusumah. Namun sambungan telepon sudah diputus. Dengan berani Bu Nas menghadapi pasukan Cakrabirawa bersenapan, yang mendesak keberadaan sang jendral. Jawab Bu Nas,"Bapak tidak di rumah, beliau sudah 2 hari di Bandung."

13490285361798740564

Ujar Bu Nas lagi dengan geram, "Kalian ke sini hanya untuk membunuh anak saya..!!"

13490284231602171071

Sementara di ruang paviliun, sebagian pasukan Cakrabirawa lainnya menangkap Lettu Pierre Tendean, yang mereka kira adalah Jenderal AH Nasution. Setelah diculik, Pierre tewas dibunuh di Lubang Buaya.

13490284652050432464

Pakaian dan jam tangan (sayangnya telah diganti dengan jam meja) yang dipakai Jendral AH Nasution saat kejadian. Jarum jam menunjukkan pkl. 04.15

13490284994338130

Barang-barang pribadi Ade Irma Suryani Nasution: Boneka, tempat minum, sepatu, tas.

13490285731374621545

Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani Nasution, berfoto seminggu sebelum tragedi. Setelah 6 hari dirawat, Ade Irma meninggal di RS Gatot Subroto tanggal 6 Oktober 1965.

1349033307197671570

Museum Jenderal AH Nasution
Jl. Teuku Umar 40, Menteng, Jakarta Pusat
Telp.: (021) 314 1975

Jam buka: Selasa-Minggu, Senin tutup, pukul 08.00-14.00 WIB
Tiket masuk: gratis, sumbangan sukarela

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Susahnya Mencari Sehat …

M.dahlan Abubakar | | 30 August 2014 | 16:43

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | | 30 August 2014 | 18:30

Negatif-Positif Perekrutan CPNS Satu Pintu …

Cucum Suminar | | 30 August 2014 | 17:13

Rakyat Bayar Pemerintah untuk Sejahterakan …

Ashwin Pulungan | | 30 August 2014 | 15:24

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22



Subscribe and Follow Kompasiana: