Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Ludfi

Pencinta NKRI dg Pancasila sbg dasar Negara. Cinta damai dalam jalinan persaudaran sebangsa dan setanah selengkapnya

Sejak Kapan Adanya Yahudi?

REP | 02 December 2012 | 15:41 Dibaca: 937   Komentar: 0   1

Apa dan siapa Yahudi itu ?

Yahudi ada yang memahami sebagai sekelompok atau komunitas manusia yang berasal dari keturunan Bani israil. Ada yang memahami juga sebagai nama suatu agama yang dianut oleh komunitas manusia baik yang berasal dari keturunan bani israil maupan masyarakat atau manusia pada umumnya diberbagai belahan bumi ini, termasuk di tanah Indonesia tentunya.

Namun yang pasti antara kata “Yahudi” dan kata “Bani Israil” ada proses sejarahnya ada garis sejarah, yang kemudian tentang Yahudi dan tentang Israil menjadi “ikon” yang tetap up to date tetap hangat , tetap menjadi pembahasan , selalu menjadi perhatian baik oleh  kaum agamawan, negarawan, politikus , maupun kaum intelektual serta kaum awam sekalipun.

Baiklah, terlepas dari salah atau benar tentang penyikapan dari berbagai golongan atau berbagai umat manusia tentang Yahudi dan Bani Israil atau Israil, maka disini akan disampaikan adanya informasi atau kabar berita yang bersumber dari sumber resmi bagi yang meyakini,  yang sumber resmi itu adanya sudah sejak  abad ke 6  yang lalu.

Baiklah….;

Sebagaimana difahami oleh banyak kalangan bahwa para nabi /rasul dari keturunan Nabi Ya’kub adalah para Nabi/ Rasul yang membina kaum Bani Israil, dan beliau keturunan Ya’kub adalah juga disebut kaum Bani Israil.

Lalu adakah kaitannya antara Yahudi dan Bani Israil hingga pada jaman kenabian Isa Al Masih putra Maryam? . Berikut ini diinformasikan dari sumber resmi itu :

=Ataukah kamu (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya adalah penganut Yahudi atau Nasrani? Katakanlah, “Kamukah yang lebih tahu atau Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang menyembunyikan kesaksian dari Allah yang ada pada-Nya?” Allah tidak lengah terhadap apa yang kau kerjakan. (ini diinformasikan di QS -2: 140).

Demikian ditegaskan, lalu sebenarnya bagaimana tentang Ibrahim dan keterunannya dan tentang bani Israil itu?

Berikut informasinya :

1. (Ingatlah) ketika Tuhan berfirman kepadanya (Ibrahim), “Berserah dirilah! ” Dia menjawab, “Aku berserah diri kepada Tuhan seluruh alam.” (berserah dirilah= aslim; aku berserah diri=aslamtu) ini terabadikan di (QS-2:131).

2. Dan Ibrahim mewasiatkan (ucapan) itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’kub. “Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu; maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.(QS-2:132)

Demikian Ibrahim mewasiatkan kepada anak-anaknya dan juga Ya’kub yang adalah cucu Nabi Ibrahim mewasiatkan ucapan yang sama terhadap anak keturunannya.  Informasi itu terrekam abadi tertulis luhur dan agung didalam  Kitab yang suci  yang telah ada  pada masa abad ke 6  atau 1400 tahun berlalu.

Masih banyak yang diberitakan dalam sumber yang akurat itu tentang hal yahudi, bani israel dan tentang kenabian kenabian dari keturunan Nabi Ya’kub, hingga tentang Nabi Daud, Nabi Sulaiman, Nabi Zakaria, Nabi Yahya dan lalu Nabi Isa; yang beliau semua masih dalam komunitas Bani Israil.

Sedang Nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad adalah keturunan dari komunitas Bani Ismail / Nabi Ismail. Dimana Nabi Ismail dalam menyampaikan risalah kerasulannya adalah bermula ditanah jazirah Arab /mekah.

Dan Nabi Muhammad itu adalah membawa risalah kenabian dengan tetap sebagai pembawa kabar berita, pembawa peringatan , pembawa kebenaran dan sebagai penerus agama Ibrahim dengan segala kesempurnaannya sebagai agama yang telah ditetapkan oleh Tuhan Allah.

======

Demikian, lain kesempatan akan disambung, semoga.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 8 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 12 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 13 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 11 jam lalu

Wakatobi, Potongan Surga yang Jatuh ke Bumi …

Arif Rahman | 11 jam lalu

Danau Poso, Keelokannya Melahirkan Rindu …

Jafar G Bua | 12 jam lalu

Politik Saling Sandera …

Salman Darwis | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: