Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Usi Saba Kota

Juara 1 olimpiade Kimia & Matematika sekandang ayam.

Sepatu Termahal di Dunia

REP | 04 January 2013 | 23:14 Dibaca: 736   Komentar: 0   0

Tiap bulan dapat kiriman katalog dari salah satu toko yang cukup mahal disini. Nordstrom (mudah-mudahan bener nulisnya).  Disini sudah menjadi kebiasaan kalo kita belanja kadang ditanyai email dan alamat kita. Itu nantinya mereka gunakan untuk mengirim katalog, promosi, dan kadang mengirim kupon atau diskon untuk barang dan jasa mereka.  Di katalognya Nordstrom ini tentu saja harga barangnya mahal-mahal. Saya sering tertawa melihat harga-harga itu.  Satu harga celana dalam saja bisa beratus-ratus dolar.  Satu harga sepatu yang di kampung saya hanya 20 ribu rupiah di katalog itu harganya jutaan.  Gila amat. Yang jualan sama yang beli dua-duanya gila menurut saya. Gila uangnya begitu. Banyak amat.

Mencari-cari di internet soal sepatu, saya ketemu sama sepatu termahal di dunia yang harganya konon kini mencapai 3 Juta dolar Amerika. Wah, dengan jumlah itu saya bisa beli  sendal eceng gondok buatan Tasikmalaya 10 pabrik kali.  Sepatu termahal itu namanay Ruby Sleepers yang dibuat untuk shooting film “The Wizard of Oz” pada tahun  1939. Satu-satunya orang yang pernah mengenakan sepatu itu adalah tokoh utama film itu yaitu  Judy Garland.

Konon sepatu itu selanjutnya pernah dibuat dalam edisi terbatas. Lima pasang di dunia pernah digunakan dalam beberapa film sementara satu pasang hilang di tahun 2005  dan tak pernah ditemukan kembali. Sepatu itu menjadi tinggi nilainya karena materialnya sendiri terbuat dari 4.600 buah batu rubi plus 50 karat berlian dan tentu saja  nilai historisnya.

Orang kaya dan yang bercita rasa seni tinggi kadang tak pernah saya mengerti jalan pikirannya. Sepatu termahal saya sepanjang masa adalah sepatu yang selalu saya simpan di rak sepatu dan siap pakai setiap saat.  Mau tahu wajah sepatu ruby itu?

13573160401125678589

Biasa saja ‘kan?

Sumber foto: wikipedia.

Sumber informasi sepatu: berbagai sumber.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Terbang ke Sumbawa Bersama Mimpi …

Dhanang Dhave | | 26 January 2015 | 13:38

Modus Operandi Mafia Hukum …

Toni Pamabakng | | 26 January 2015 | 13:10

Menimbang Perlunya Hak Imunitas Bagi KPK …

Abd. Ghofar Al Amin | | 26 January 2015 | 17:39

E-Dolly: Sebuah Metamorfosa Geliat Bisnis …

M A Rosyid | | 26 January 2015 | 17:10

Selamat! Ini 6 Pemenang Kispray Antikuman …

Kompasiana | | 26 January 2015 | 18:44


TRENDING ARTICLES

Demokrat Untung PDI-P Buntung …

Susy Haryawan | 3 jam lalu

Mengapa KPK Diserang Awal Tahun 2015? …

Muthiah Alhasany | 4 jam lalu

KPK Akan Tangkap Megawati …

Mr Sae | 6 jam lalu

Tedjo Sindir Presiden Joko Widodo …

Muhammad Armand | 9 jam lalu

Istana Negara = Istana PDI Perjuangan …

Isson Khairul | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: