Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Sulhayat Takdir

sekarang tinggal di Kota Parepare,sulsel. pernah bekerja di majalah fakta surabaya, majalah polda sulsel (pallawalipu),tabloid selengkapnya

Menelisik Jejak Selayar di Masa Lampau Dari Pintu Gerbang Kampung Manarai

REP | 17 January 2013 | 18:23 Dibaca: 185   Komentar: 0   1

Kompasiana – Selayar : Seiring berjalannya waktu, perjalanan penelusuran jejak sejarah di daratan Bumi Tanadoang, perlahan membuahkan hasil positif. Hal ini ditandai dengan mulai terkuaknya, keberadaan sejumlah lokasi situs pemakaman tua bersejarah yang tersebar luas di beberapa wilayah desa dan kecamatan, baik di kecamatan daratan maupun yang berada di kecamatan kepulauan.

13584216241661311680

Kuburan Puang Makkadae

Ditemukan sedikitnya lima titik lokasi situs pemakaman tua yang disebut-sebut banyak menyisakan cerita dan catatan sejarah Selayar di masa lampau.

Salah satu diantaranya, ditemukan di kampung Manarai, Desa Bontoborusu, Kecamatan Bontoharu. Di wilayah ini, terdapat sedikitnya empat buah makam tua dengan specimen bentuk dinding makam dan batu nisan yang bervariasi.

Menurut penuturan warga masyarakat kampung Manarai, makam tersebut salah satu diantaranya, merupakan makam seorang saudagar bugis yang berasal dari Kabupaten Bone, bernama “Puang Makkadae”.

Puang Makkadae, dimakamkan di Kampung Manarai oleh rombongan yang menyertai perjalanannya. Setelah sebelumnya, dia wafat dan menghembuskan nafas terakhir, dalam perjalanan pelayarannya dari tanah bugis ke Kabupaten Selayar.

Saat kapal yang membawa jenazahnya melintasi perairan Kampung Manarai, awak kapal akhirnya memutuskan singgah dan berlabuh untuk menggelar prosesi pemakaman jenazah Puang Makkadae.

Jenazah Puang Makkadae disemayamkan pertama kali di Kampung Manarai, sebelum digelarnya prosesi pemakaman, di lokasi yang saat ini telah berubah menjadi areal pemukiman padat penduduk itu.

Sementara itu, tiga makam lain yang berada di samping kiri dan kanan Puang Makkadae hingga kini, masih menyisakan tanda tanya, tentang siapa dan dari mana asal Si Empunya makam ?.

Satu hal yang pasti, bahwa keberadaan situs pemakaman Puang Makkadae di Kampung Manarai, Desa Bontoborusu, telah menguatkan fakta dan status keberadaan Kabupaten Selayar, sebagai daerah tujuan perdagangan antar wilayah, di masa silam.(sulhayat/fadly)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalahkan Norwich, Liverpool Kian Dekat …

Achmad Suwefi | | 20 April 2014 | 19:54

Ketagihan “Pecel Senggol” …

Hendra Wardhana | | 20 April 2014 | 16:01

Kebijakan Mobil LCGC Yang Akhirnya Membebani …

Baskoro Endrawan | | 20 April 2014 | 13:30

Musafir; Aku Pasti Pulang …

Elkhudry | | 20 April 2014 | 06:29

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Awas Pacaran Sama Bule Player! Tips dari …

Cdt888 | 4 jam lalu

Mari Jadikan Sekolah Benar-Benar Sebagai …

Blasius Mengkaka | 5 jam lalu

Hargai Pilihan Politik Warga Kompasiana …

Erwin Alwazir | 6 jam lalu

Mandi Air Soda di Kampung, Ajaib! …

Leonardo Joentanamo | 7 jam lalu

Prediksi Indonesian Idol 2014: Virzha …

Arief Firhanusa | 8 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: