Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Kapan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم Dilahirkan?

REP | 24 January 2013 | 08:05 Dibaca: 479   Komentar: 0   2

Kabah adalah tempat ibadah yang banyak dikunjungi oleh orang-orang di zaman dahulu. Karena itu ada seorang Raja di Yaman yaitu Abrahah merasa iri dengan itu. Ia pun membangun tempat peribadatan yang sangat besar di Yaman untuk menandingi Ka’bah. Agar orang-orang datang tempat tersebut dan tidak lagi datang ke Ka’bah.

Tapi apa hasilnya? Orang-orang ternyata tetap datang ke Ka’bah.

Raja Abrahah pun marah besar dan bertekad menghancurkan Ka’bah.

Akhirnya bergeraklah pasukan Raja Abrahah dari Yaman menuju kota Mekah untuk menghancurkan Ka’bah. Di depan pasukan tersebut ada gajah, makanya disebut pasukan gajah.

Sesampainya mereka di daerah Mughammas, datanglah rombongan burung  membawa batu panas dari neraka lalu melemparkannya ke pasukan gajah.

Ketika batu panas itu terkena tubuh pasukan gajah, tembuslah ke bagian tubuh yang lain. Jadilah pasukan gajah mati bergelimpangan seperti daun yang dimakan ulat. Allah menyebutkan peristiwa itu dalam surat Al-Fiil.

Ketika terjadi peristiwa itulah Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم lahir di kota Mekah.

Namun yang jadi pertanyaannya adalah kapan peristiwa itu? Kapan Nabi صلى الله عليه وسلم؟ dilahirkan?

السؤال:

متى ولد النبي صلى الله عليه وسلم؟

Pertanyaan:

Kapan Nabi صلى الله عليه وسلم dilahirkan?

الجواب:

Jawaban:

اختلف المؤرخون وأهل السير في الشهر الذي ولد فيه النبي صلى الله عليه وسلم ،

Para ahli tarikh dan sejarah berbeda pendapat tentang bulan dilahirkannya Nabi صلى الله عليه وسلم.

فقيل : ولد في شهر رمضان ، والجمهور : على أنه ولد في ربيع الأول ،

Ada yang berpendapat beliau dilahirkan di bulan Ramadhan. Sedangkan jumhur berpendapat bahwa beliau dilahirkan di bulan Rabi’ul Awwal.

ثم اختلف هؤلاء في تحديد تاريخ يوم مولده على أقوال :

Kemudian mereka berbeda pendapat tentang penetapan tanggal hari kelahiran beliau menjadi beberapa pendapat:

فقيل :اليوم الثاني من ربيع الأول قاله ابن عبد البرّ ،وقيل : اليوم الثامن ، صححه ابن حزم ، وهواختيار أكثر أهل الحديث ،وقيل: اليوم التاسع وقيل :اليوم العاشر ، اختاره الباقر ، وقيل : اليوم الثاني عشر ، نصّ عليه ابن إسحاق،وقيل :السابع عشر من ربيع الأول ،وقيل :الثامن عشر من ربيع الأول

Ada yang berpendapat: tanggal 2 bulan Rabi’ul Awwal, ini yang diutarakan oleh Ibnu Abdil Barr

Ada yang berpendapat: tanggal 8 Rabi’ul Awwal dan ini pendapat yang disahihkan oleh Ibnu Hazm dan ini merupakan pendapat kebanyakan ahli hadits

Ada yang berpendapat: tanggal 9

Ada yang berpendapat tanggal 10 dan ini merupakan pendapat yang dipilih oleh Al-Baqir

Ada yang berpendapat tanggal 12 dan ini yang ditetapkan oleh Ibnu Ishaq

Ada yang berpendapat tanggal 17 Rabi’ul Awwal

Dan ada yang berpendapat tanggal 18 Rabi’ul Awwal

Sumber: http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=126350

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Saat Hari Anak Nasional Terlupakan oleh …

Topik Irawan | | 23 July 2014 | 18:53

Parcel Lebaran Dibuang ke Jalan …

Roti Janggut | | 23 July 2014 | 17:43

Efek Samping Kurikulum “Cepat Saji” …

Ramdhan Hamdani | | 23 July 2014 | 18:46

Mengejar Sunset dan Sunrise di Pantai Slili …

Tri Lokon | | 23 July 2014 | 20:12

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Kata Ahok, Dapat Jabatan Itu Bukan …

Ilyani Sudardjat | 10 jam lalu

Siapkah Kita di “Revolusi …

Gulardi Nurbintoro | 11 jam lalu

Psikologi Freud dalam Penarikan Diri Prabowo …

Sono Rumekso | 12 jam lalu

Ke Mana Sebaiknya PKS Pascapilpres? …

Aceng Imam | 13 jam lalu

Film: Dawn of The Planet of The Apes …

Umm Mariam | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: