Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Setyo Adhy Wicaksono

FB:tyo elevent(setyo adhy wicaksono) twitter:tyo_elevent YM:tyo_elevent email:tyo_elevent@yahoo.com skype:tyo.elevent selengkapnya

Maulid Nabi Muhammad SAW

OPINI | 24 January 2013 | 08:05 Dibaca: 2268   Komentar: 0   0

Hari ini merupakan Maulid Nabi besar Muhammad SAW, tepatnya tanggal 12 Rabiul Awal. Banyak perayaan yang bisa kita jumpai pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, bisa kita lihat di Solo dan Jogja ada yang namanya Sekatenan dan Gerebeg, di Kalimantan pun ada acara beayun mulud tepatnya di kabupaten Tapin Rantau Banua Halat, ini merupakan acara tahunan yang sudah rutin diadakan.

Maulid Nabi ini merupakan suatu kegiatan yang bisa mempererat tali silaturrahmi antar umat Islam dengan berkumpul bersama, mendengarkan tausiah tentang nabi, bershawlawat, mendengar puji-pujian yang sudah sepatutnya Beliau dapatkan, serta menikmati acara Maulid Nabi besar Muhammad SAW bersama-sama.

Tetapi banyak juga yang tidak sependapat dengan perayaan Maulid Nabi besar Muhammad SAW, mereka beralasan tidak adanya hadist yang menerangkan tentang maulid dan lebih parahnya lagi ada yang berpendapat bahwa siapa yang melaksakan maulid itu haram hukumnya.

Memang saya pun tidak menemukan hadist yang menjelaskan tentang Maulid Nabi, tapi apa salahnya jika kita memperingatinya, memperingati maulid nabi dengan tidak berlebihan karena dalam hadistnya, nabi pun tidak suka terlalu mengagungkan beliau “janganlah kalian berlebihan terhadapku sebagaimana orang nasrani berlebihan terhadap putra maryam, aku tidak lain hanyalah seorang hamba Allah, maka katakanlah: Hamba Allah dan Rasulnya.(HR. bukhari).

“Sesungguhnya semua amal itu harus disertai dengan niat (niat yang baik, ikhlas karena Allah), dan setiap amalan seseorang dinilai menurut niatnya.” (Riwayat Bukhari). Dengan niat yang baik Allah SWT pasti mengerti akan apa yang dimaksud umatnya. Tidak etis jika kita menyatakan itu haram apabila semua yang kita lakukan itu hal yang baik.

Maulid bisa menjadi jalan kita untuk berdakwah didalamnya, dengan mengadakan tausiah, salawatan dan hal-hal baik lainnya. mari kita pererat tali silaturrahmi dan berkumpul bersama melakukan hal baik. Tak ada salahnya jika kita melakukannya seperti pada surat almaidah ayat 87-88 “Hai orang-orang yang beriman: Janganlah kamu mengharamkan yang baik-baik (dari) apa yang Allah telah halalkan buat kamu, dan jangan kamu melampaui batas, kerana sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang suka melampaui batas. Dan makanlah sebahagian rezeki yang Allah berikan kepadamu dengan halal dan baik, dan takutlah kamu kepada Allah zat yang kamu beriman kepada-NYA.” (al-Maidah: 87-88).

saya hanya menyampaikan pendapat, yang menurut saya baik. ws. wr. wb

Janganlah kalian belebihan terhadapku sebagaimana orang nasrani berlebihan terhadap putera Maryam, aku tidak lain hanyalah hamba Allah, maka katakanlah: hamba Allah dan rasulnya. (HR.Bukhari)

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat : http://kerispapan.blogspot.com/2012/02/memperingati-maulid-nabi.html

Janganlah kalian belebihan terhadapku sebagaimana orang nasrani berlebihan terhadap putera Maryam, aku tidak lain hanyalah hamba Allah, maka katakanlah: hamba Allah dan rasulnya. (HR.Bukhari)

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat : http://kerispapan.blogspot.com/2012/02/memperingati-maulid-nabi.htmlv

Janganlah kalian belebihan terhadapku sebagaimana orang nasrani berlebihan terhadap putera Maryam, aku tidak lain hanyalah hamba Allah, maka katakanlah: hamba Allah dan rasulnya. (HR.Bukhari)

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat : http://kerispapan.blogspot.com/2012/02/memperingati-maulid-nabi.htm

anganlah kalian belebihan terhadapku sebagaimana orang nasrani berlebihan terhadap putera Maryam, aku tidak lain hanyalah hamba Allah, maka katakanlah: hamba Allah dan rasulnya. (HR.Bukhari)

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat : http://kerispapan.blogspot.com/2012/02/memperingati-maulid-nabi.html

anganlah kalian belebihan terhadapku sebagaimana orang nasrani berlebihan terhadap putera Maryam, aku tidak lain hanyalah hamba Allah, maka katakanlah: hamba Allah dan rasulnya. (HR.Bukhari)

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat : http://kerispapan.blogspot.com/2012/02/memperingati-maulid-nabi.h

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Ogah Ditinggal Relawan …

Nurul | | 23 August 2014 | 17:17

Badan Pegal di Raja Ampat, Sentuh Saja …

Dhanang Dhave | | 23 August 2014 | 12:10

Gebrakan Trio Jokowi-AHOK-Abraham Samad = …

Den Bhaghoese | | 23 August 2014 | 11:37

“Pah, Sekarang Mamah Lebih Melek Politik …

Djoel | | 23 August 2014 | 18:00

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Pilpres: Beda Prabowo & Megawati …

Mania Telo | 8 jam lalu

Sikap Partai Demokrat Pasca Keputusan MK …

Uci Junaedi | 10 jam lalu

Gebrakan Trio Jokowi-AHOK-Abraham Samad = …

Den Bhaghoese | 11 jam lalu

Kerusuhan 21 Agustus 2014 | Jangan Cuma …

Opa Jappy | 12 jam lalu

Hasil Dari Ahok dan KPK Obrak-abrik UJI KIR …

Thomson Cyrus | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: