Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Setyo Utomo

Seorang enterpreneur yang tak lelah mencoba

Kisah Gereja yang Menjadi Masjid

HL | 05 March 2013 | 07:05 Dibaca: 2936   Komentar: 0   10

Kisah Gereja Yang Menjadi Masjid

Mengapa Ayasofya di Istanbul Diubah Menjadi Masjid?

Ketika kita masuk ke Ayasofya ( ada yang menyebut Haga Sofya atau Saint Sofya) kita akan bertanya mengapa gereja Ayasofya menjadi masjid?

13624409641669783362

AyaSofya

Pada tahun 1450,  Turki Usmani meluaskan daerah kekuasaany  di wilayah Balkan, Romawi Timur hanya tersisa di Konstantinopel. Posisi  yang sulit, namun karena letak Konstantinopel yang strategis, maka Kaisar meskipun memiliki banyak benteng besar dan berlapis .

13624388011549923170

sisa tembok benteng di masa kini

Constantine XI  pernah meminta bantuan ke  Romawi  barat maupun Yunani  tetapi  karena gengsi akibat berbedaan keyakinan  akhirnya tidak mendaptka bantuan, Kaisar konstantine sebelum menjadi Kristen mempercayai dewa-dewa Yunani.
Sultan Mehmed II (Sultan Fatih Muhamad)  yang saat itu berusia 21 tahun naik tahta menggantikan ayahnya Sultan Beyazid I,memberikan tawaran pada kaisar Konstantine  untuk menyerahkan Konstatinopel dan akan diberikan wilayah kekuasaan menjadi gubernur di Yunani dengan membawa seluruh harta kekayaannya dan dijamin keselamatannya asalkan mau meninggalkan Konstantinopel, namun tawaran itu ditolak.
Dini hari tanggal 29 Mei 1453, pertempuran besar terjadi sehingga menyebabkan benteng kota yang kokoh itu akhirnya mampu ditembus oleh pasukan Turki Usmani dengan peralatan perang paling mutakhir saat itu yaitu meriam serta mengerahkan tentara bayaran. Sebelumya penyerangan ke konstantinople sudah berkali-kali dilakukan tetapi selalu gagal karena bentengnya yang berlapis-lapis . Kalau sampai kali ini gagal lagi maka akan dibiarkan.
Akhirnya Kota Konstantinopel jatuh di tangan Sultan muda Mehmed II ( Sultan Fatih Muhamad).  Sultan muda itu memasuki kota yang telah luluh lantak lalu dan mengakhiri perang.  Karena kondisi Konstantinopel yang sudah luluh lantak yang tersisa hanya Ayasofya .

1362439424189839158

kondisi interior ayasofya setelah dialih fungsi

Sultan Mehmed II memutuskan untuk terpaksa merubah fungsi bangunan gereja itu menjadi  masjid.  Karena kondisi saat itu darurat , interior  gereja seperti  patung-patung malaikat maupun patung  maria dibersihkan tapi tidak semua  hanya yang dapat dijangkau saja sedangkan sisanya masih tetap,banyak lukisan-lukisan yang ditutup  dengan marmer, serta menggeser altar untuk dijadikan mimbar seperti masjid. Sampai sekarang pun diatas kubah masih utuh seperti gereja, serta lukisan-lukisan khas gereja masih terpampang di dalam kubah.
Sedikit pengalamanku sewaktu umroh plus Turki, semoga bisa bermanfaat buat pembaca .

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hikayat Baru Klinting di Rawa Pening …

Dhanang Dhave | | 24 April 2014 | 14:57

Uniknya Gorila Bule di Pusat Primata …

Dzulfikar | | 24 April 2014 | 14:49

Kota: Kelola Gedung Parkir atau Hunian …

Ratih Purnamasari | | 24 April 2014 | 13:59

Arloji Sang Jenderal dan Si Putri …

Subagyo | | 24 April 2014 | 09:52

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Di Mana Sebenarnya MH370? Waspada Link …

Michael Sendow | 7 jam lalu

Bila Separuh Gaji Karyawan Memang untuk …

Agung Soni | 10 jam lalu

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 14 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 15 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: