Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Kang Bolkiyah

Senang berbagi dengan sesama, karena hidup adalah sebuah rasa kebersamaan.

Pesantren Pertama di Indonesia

REP | 04 April 2013 | 05:01 Dibaca: 692   Komentar: 0   0

13650012381796438248

Salah satu pesantren di Jawa Timur

Salah satu penyebaran agama Islam di Indonesia dilakukan melalui lembaga pendidikan yang dikenal dengan pesantren. Pesantren berawal dari guru agama di masjid, istana, atau mengajarkan tasawuf di pertapaan. Namun, informasi tentang tentang asal usul lembaga ini sangat sedikit. Tercatat pesantren tertua yang dapat diketahui tahun berdirinya adalah pesantren Tegalsari di Ponorogo, Jawa Timur. Pesantren ini didirikan oleh Sultan Paku Buwono II pada tahun 1742. Selanjutnya, lembaga pendidikan diresmikan pada tahun 1800-an.
Sebuah sumber sejarah tradisional, yaitu Serat Centhini menyebutkan bahwa cikal bakal pesantren terdapat di Karang, Provinsi Banten. Pesantern Karang ini berdiri sekitar tahun 1520-an. Dalam Serat Centhini diceritakan tentang seorang tokoh yang bernama Danadarma. Ia mengaku telah belajar selama tiga tahun di Karang, Banten. Selain itu, tokoh bernama Jayengresmi alias Amongraga juga belajar paguron (perguruan) Karang di bawah bimbingan seorang guru Arab bernama Syaikh Ibrahim bin Abu Bakar yang dikenal sebagai Ki Ageng Karang. Dari Karang kemudian dia pergi ke paguron di Jawa timur.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Indonesia VS Laos 5-1: Panggung Evan Dimas …

Palti Hutabarat | 4 jam lalu

Timnas Menang Besar ( Penyesalan Alfred …

Suci Handayani | 5 jam lalu

Terima Kasih Evan Dimas… …

Rusmin Sopian | 6 jam lalu

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 11 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Halal atau Haramkah Obatku?? …

Nurul Amalia | 7 jam lalu

Sepakbola Indonesia Refleksi Sebagian Orang …

Razak Alafghany | 8 jam lalu

Bipolar Itu ‘Istimewa’ …

Nur Rahmah Masda | 8 jam lalu

Ketika Cacat Kusta Turun ke Jalan …

Dyah Indira | 8 jam lalu

Sayin’ “I Love to Die” …

Rahmi Selviani | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: