Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Alle Garut

Respect & perpect

Politik Pemerasan Belanda

REP | 11 May 2013 | 01:30 Dibaca: 278   Komentar: 0   0

Pada kurun waktu antara tahun 1816-1850, pemerintah belanda menerapkan Sistem Politik Pemerasan atau Drainage Politic. Dengan sistem politik ini, belanda berusaha menekan biaya pengeluarannya sedikit mungkin. Belanda menganggap indonesia sebagai sapi perahan bagi kelangsungan kehidupan belanda.

Sistem politik pemerasan ini dilakukan belanda dengan tujuan untuk mengisi kekosongan kas keuangannya. Sistem ini kemudian tetap terus dilaksanakan, walau kas keuangan belanda sudah berangsur membaik. Alasannya, dana atau modal yang di himpun akan di gunakan untuk membangun negrinya. Salah satu contoh sistem politik pemerasan terhadap belanda di indonesia adalah TANAM PAKSA

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menikmati Perpaduan Budaya di Velangkanni …

Yswitopr | | 27 April 2015 | 12:32

10 Tips Tidur Bahagia bersama Pasangan …

Cahyadi Takariawan | | 27 April 2015 | 07:31

[Blog Competition] Perlindungan Tanpa Beban …

Kompasiana | | 18 April 2015 | 12:01

Saatnya Kompasiana Mengundang Para Peneliti …

Hendra Wardhana | | 27 April 2015 | 12:20

Kompasiana dan Kompas Kampus Sambangi 5 …

Kompasiana | | 06 March 2015 | 08:32


TRENDING ARTICLES

Harga Rakyat Indonesia Lebih Rendah dari …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

Sekarang Saja, 50 Orang Mati Tiap Hari, …

Mike Reyssent | 8 jam lalu

Menimpuk Presiden dengan Mangga malah Dapat …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Misskomunikasi atau Ada Gerakan Mendegradasi …

Rullysyah | 11 jam lalu

Pidato Jokowi di KAA yang Mengkhawatirkan …

Axtea 99 | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: