Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Alle Garut

Respect & perpect

Politik Pemerasan Belanda

REP | 11 May 2013 | 01:30    Dibaca: 286   Komentar: 0   0

Pada kurun waktu antara tahun 1816-1850, pemerintah belanda menerapkan Sistem Politik Pemerasan atau Drainage Politic. Dengan sistem politik ini, belanda berusaha menekan biaya pengeluarannya sedikit mungkin. Belanda menganggap indonesia sebagai sapi perahan bagi kelangsungan kehidupan belanda.

Sistem politik pemerasan ini dilakukan belanda dengan tujuan untuk mengisi kekosongan kas keuangannya. Sistem ini kemudian tetap terus dilaksanakan, walau kas keuangan belanda sudah berangsur membaik. Alasannya, dana atau modal yang di himpun akan di gunakan untuk membangun negrinya. Salah satu contoh sistem politik pemerasan terhadap belanda di indonesia adalah TANAM PAKSA

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pak Ayo: Ayo Jadikan Sampah Jadi Berkah! …

Singgih Swasono | | 26 May 2015 | 22:03

Sekali Lagi tentang Beras Plastik …

Shalahuddin Ahmad | | 26 May 2015 | 22:21

Lomba Blog Harapan serta Tantangan Industri …

Kompasiana | | 26 May 2015 | 18:59

Menilik Cara Kerja Antivirus & Tips …

Edy Susanto | | 27 May 2015 | 05:53

[Nangkring] Bedah Copa América 2015 Bersama …

Kompasiana | | 25 May 2015 | 18:44


TRENDING ARTICLES

KPK Kalah Praperadilan, Hadi Poernomo Jangan …

Pakde Kartono | 11 jam lalu

Senjata Pamungkas Jokowi Memberangus Korupsi …

Bambang Setyawan | 13 jam lalu

Ical - Kalla Islah, Kisruh PSSI Selesai? …

Asaaro Lahagu | 17 jam lalu

Undangan Kompasianers ke Istana, Jokowi: …

Ninoy N Karundeng | 18 jam lalu

Akankah Jalan Terjal Menpora Menuju Revolusi …

Nicol4us | 20 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: