Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Alle Garut

Respect & perpect

Politik Pemerasan Belanda

REP | 11 May 2013 | 01:30 Dibaca: 217   Komentar: 0   0

Pada kurun waktu antara tahun 1816-1850, pemerintah belanda menerapkan Sistem Politik Pemerasan atau Drainage Politic. Dengan sistem politik ini, belanda berusaha menekan biaya pengeluarannya sedikit mungkin. Belanda menganggap indonesia sebagai sapi perahan bagi kelangsungan kehidupan belanda.

Sistem politik pemerasan ini dilakukan belanda dengan tujuan untuk mengisi kekosongan kas keuangannya. Sistem ini kemudian tetap terus dilaksanakan, walau kas keuangan belanda sudah berangsur membaik. Alasannya, dana atau modal yang di himpun akan di gunakan untuk membangun negrinya. Salah satu contoh sistem politik pemerasan terhadap belanda di indonesia adalah TANAM PAKSA

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Naik Mule di Grand Canyon …

Bonekpalsu | | 26 July 2014 | 08:46

Mudik Menyenangkan bersama Keluarga …

Cahyadi Takariawan | | 26 July 2014 | 06:56

ISIS: Dipuja atau Dihindari? …

Baskoro Endrawan | | 26 July 2014 | 02:00

ASI sebagai Suplemen Tambahan Para Body …

Andi Firmansyah | | 26 July 2014 | 08:20

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Gaya Menjual ala Jokowi …

Abeka | 5 jam lalu

Jenderal Politisi? …

Hendi Setiawan | 5 jam lalu

Tuduhan Kecurangan Pilpres dan Konsekuensi …

Amirsyah | 5 jam lalu

Gugatan Prabowo-Hatta Tak Akan Jadi Apa-apa …

Badridduja Badriddu... | 6 jam lalu

Legitimasi Pilpres 2014, Gugatan ke MK dan …

Michael Sendow | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: