Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Alle Garut

Respect & perpect

Politik Pemerasan Belanda

REP | 11 May 2013 | 01:30 Dibaca: 273   Komentar: 0   0

Pada kurun waktu antara tahun 1816-1850, pemerintah belanda menerapkan Sistem Politik Pemerasan atau Drainage Politic. Dengan sistem politik ini, belanda berusaha menekan biaya pengeluarannya sedikit mungkin. Belanda menganggap indonesia sebagai sapi perahan bagi kelangsungan kehidupan belanda.

Sistem politik pemerasan ini dilakukan belanda dengan tujuan untuk mengisi kekosongan kas keuangannya. Sistem ini kemudian tetap terus dilaksanakan, walau kas keuangan belanda sudah berangsur membaik. Alasannya, dana atau modal yang di himpun akan di gunakan untuk membangun negrinya. Salah satu contoh sistem politik pemerasan terhadap belanda di indonesia adalah TANAM PAKSA

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Galaxy S6 & S6 Edge, Cara Samsung …

Nurul | | 02 April 2015 | 06:10

Anti Bisa Ular Tidak untuk Semua Gigitan …

Widhi Handayani | | 01 April 2015 | 23:56

Blog Competition: Peningkatan Peran SDM dan …

Kompasiana | | 26 March 2015 | 16:37

Lingkaran Setan Mafia Pertanian …

Mj Titen | | 02 April 2015 | 01:32

Blog Competition: Peningkatan Peran SDM dan …

Kompasiana | | 26 March 2015 | 16:37


TRENDING ARTICLES

Apa Pasal Ahok Berani Mati …

Umar Zidans | 7 jam lalu

Ke-Tionghoa-an antara Jaya Suprana dan …

Agustinus Wahyono | 8 jam lalu

Siapa Bakal Presiden RI ke-8? …

Axtea 99 | 9 jam lalu

Jokowi Pendendam? …

Gunawan | 11 jam lalu

Kontradiksi Ahok dan Jaya Suprana, Minoritas …

Pakde Kartono | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: