Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Umilasminah

just the note of personal ideas, in searching of TRUTH as woman who live in selengkapnya

Presiden Paling Terhina di Indonesia: SBY

REP | 26 June 2013 | 21:17 Dibaca: 735   Komentar: 3   0

Negara Kesatuan Republik Indonesia yang akan berusia 68 tahun pada tahun 2013 ini, sudah memiliki 6 Presiden. Namun dari keenam presiden tersebut hanya 1 presiden yang paling dihinakan oleh rakyatnya: SBY. Maklum presiden ini bukan hasil kejujuran, bukan hasil cara ksatria…dan bisa jadi presiden ini yang terakhir bagi lahirnya Kepala Negara Indonesia yang lebih baik, yang menghantarkan Indonesia kepada Kejayaan Kembali, sebagai mana dijanjikan oleh Leluhur.

Oke sebelum masuk pada presiden paling hina yang tidak hanya membuat rakyat terpuruk, namun juga memalukan dan membuat Republik Indonesia yang dimasa berdirinya Jaya ditakuti oleh Bangsa Lain, malah oleh SBY Indonesia jadi negeri menghamba dan goblok.

Tidak ada satupun Presiden Republik Indonesia yang diolok-olok sedemikian rupa oleh rakyatnya sendiri dengan mulai dibuatkan karikatur, foto dengan gaya rambut, foto rekayasa dsb, yang menghinakan. Saya sendiri tak pernah menyebarkan foto-foto tersebut karena bagaimanapun dia adalah kepala negara yang ‘dipilih’ ’secara’ curang oleh rakyat Indonesia. Dan moga-moga dia dipilih sebagai pintu gerbang perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik.

Jadi Indonesia masa presiden  SBY adalah titik nadir terendah posisi bangsa Indonesia, untuk kemudian naik-naik Jaya terus ke puncak dan tak akan turun-turun lagi. Posisi Indonesia di antara bangsa-bangsa di  dunia.

Orang-orang Indonesia yang dahulu memilih untk Partai  Demokrat dan untuk memilih SBY adalah para pragmatis yang umumnya tak punya ideologi (cita-cita yang pakem teguh bagi kebaikan bersama).  Umumnya mereka tidak mengakar pada Tanah  Air. Umumnya pula mereka hanya terpukau dan terpaku pada luaran. Pada pencitraan.

Karena tak punya ideologi maka Partai Demokrat mengklaim sebagai partai Nasionalis dan Religius. Hahaha nasionalis trus religius apa itu.  Tapi gak papa, terus aja percepat kehancuran negeri, agar cepat juga perubahan ke arah lebih baik terjadi.

Balik lagi kepada Presiden Paling Terhina SBY— terakhir tidak hanya menghina dirinya sebagai Presiden, tapi menghina Negara dan Bangsanya—itu yang akan mempercepat dia mendapat Hukuman dari Leluhur Nuswantara yang Luara Biasa Malunya punya warga negara yang tinggal dan makan di tanah air Indonesia berlaku seperti itu, apalagi dia kepala negara…..Memalukan dan super dobol presiden kok kayak begitu amit-amit buruan deh luluh lantah ini negeri…Apa dia gak tahu kalau perusahan yang bakar-bakar Hutan Indonesia itu perusahaan  Malaysia Singapura…. Haduh cepat perubahan….semoga disegerakan….

Agar rakyat Indonesia sadar dan Menjunjung Kembali  Langitnya Di Tanah Yang Dipijaknya, Bukan langit  Seberang (Barat dan  Arab) tapi Langit Nuswantara…

Wong tinggal di Nuswantara kok malah menjunjung langit seberang!!!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Getar Aura Mistis di Sudut Pantai Baron …

Teguh Hariawan | | 21 September 2014 | 07:00

Biang Macet Kota Bogor …

Cucum Suminar | | 21 September 2014 | 07:16

Kompasiana - Yamaha Nangkring Heboh …

Rahmat Hadi | | 20 September 2014 | 21:49

Bingung Mau Buka Usaha Apa? Ini Caranya …

Yos Asmat Saputra | | 21 September 2014 | 06:39

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Pak SBY, Presiden RI dengan Kemampuan Bahasa …

Samandayu | 7 jam lalu

Setelah Ahok, Prabowo Ditinggal PPP dan PAN, …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

MK Setuju Sikap Gerindra yang Akan …

Galaxi2014 | 10 jam lalu

Ini Tanggapan Pelatih Valencia B tentang …

Djarwopapua | 23 jam lalu

Kalau Tidak Mau Dirujuk, BPJS-nya Besok …

Posma Siahaan | 20 September 2014 13:00


HIGHLIGHT

Cinta Cenat Cenut di Usia Matang Manggis …

Fidiawati | 7 jam lalu

Cognitive Neuroscience: Entrance Gate of …

Wahyu Riska Elsa Pr... | 7 jam lalu

Dari Masa ke Masa? …

Fajar Ayu | 7 jam lalu

Budak Gadget …

Yahya Farida | 7 jam lalu

Dharmasraya dan Potensinya Menjadi …

Zulfadli Adha.sp | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: