Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Anjumfz

Anjum Adalah....www.anjumfz.info

Kesenian “japin” khas Kalimantan Selatan

OPINI | 16 July 2013 | 13:17 Dibaca: 82   Komentar: 0   0

Teater ‘’Japin” Carita

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia !

Japin Carita merupakan teater rakyat tradisional yang tumbuh dan berkembang di Kalimantan Selatan berasal dari pengembangan tari dan musik japin. Biasanya Japin Carita ini dibawakan untuk meramaikan malam pengantin dan hari besar Islam. Jenis Teater ini boleh dibilang hampir punah karena sudah sangat jarang dimainkan. Grup kesenian yang masih bisa memainkannya antara lain, Grup Teater Banjarmasin dan La Bastari Kandangan. Pada tahun 1900, di Banjarmasin telah mengenal Japin Arab, yang ditarikan oleh suku Arab di perkampungan Arab. Japin Arab berpengaruh besar masyarakat sekitar, yakni Kampung Melayu, Kuin, Alalak, Sungai Miai, Antasan Kecil, Kalayan, Banyiur. Sampai dengan tahun 1960 di Banjarmasin lebih dari sepuluh orkes Japin lengkap dengan tari-tarian Japin yang langkah-langkahnya agak mirip dengan Japin Arab.

Tahun 1961 di kampung Sungai Miai dipergelarkan Japin yang berisi tari Japin dilanjutkan dengan sebuah cerita. tahun 1975  dari Tapin menyebutkan bahwa ditemukan Japin bercerita di Kampung Binuang Dalam. Informasi sebelumnya didapatkan pada tahun 1958 terdapat pergelaran Japin Bakisah di Margasari. dengan demikian, Japin Carita muncul pada tahun 1958 dan tidak diketahui siapa pencetusnya. Yang jelas, bahwa Japin Carita adalah perkembangan dari Tari dan musik Japin pesisiran. Diperkirakan lahir di Banjarmasin karena pengaruh tonil/sandiwara dan komedi bangsawan kemudian berpengaruh pada masyarakat Badamuluk di Margasari. Sampai sekarang japin digunakan untuk acara- acara misalkan pengantin, keagamaan dan adat.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ada Apa di Papua? …

Petrus Pit Supardi ... | | 20 August 2014 | 06:12

Heritage Kereta Api, Memadukan Bisnis …

Akhmad Sujadi | | 20 August 2014 | 08:31

Berbagi Tanaman, Bisa Dijadikan Budaya …

Majawati Oen | | 20 August 2014 | 09:14

Jangan Kau Kira Menulis Itu Gampang, Kawan …

Pebriano Bagindo | | 20 August 2014 | 08:34

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Di Balik Beningnya Kolang-kaling …

Hastira | 4 jam lalu

Menebak Putusan Akhir MK di Judgment Day …

Jusman Dalle | 5 jam lalu

Massa ke MK, Dukungan atau Tekanan Politis? …

Herulono Murtopo | 6 jam lalu

Sadarkah Anda Telah Mem-bully Anak Anda …

Seneng Utami | 6 jam lalu

Memprediksi Kepemimpinan Berdasarkan …

Rahman T. Hakim | 7 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: